UMKM Didukung dengan Platform Digital, Transaksi Lewat Aplikasi

Platform digital. - Ist.
13 November 2021 09:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) yang merupakan salah satu pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara meluncurkan platform digital. Salah satu platform Doku turut mendukung lewat marketplace online pada website dan aplikasi.

Dengan semangat Go Digital untuk tumbuh bersama, kami mendukunh Inacraft meluncurkan marketplace online pada website dan juga aplikasi, sehingga kini para tenant dapat semakin memperkuat eksistensi bisnisnya melalui platform digital, terutama UMKM,” kata SVP of Business & Regional Sales Doku Irfan Burhan, Jumat (12/11/2021).

Adapun kolaborasi yang telah berjalan saat ini adalah untuk penyediaan sistem pembayaran pada website dan aplikasi marketplace Inacraft. Pilihan pembayaran akan terus dilengkapi, adapun tahap awal yang sudah dapat digunakan adalah kartu kredit, termasuk fitur cicilan bank BNI.

BACA JUGA : Pentingnya UMKM Menguasai Teknologi Informasi

"Sejalan dengan maraknya adopsi go digital oleh segmen UMKM, sudah mulai memperluas layanan bisnisnya untuk melayani segmen ini, terlebih lagi melihat pertumbuhan pelaku UMKM yang sangat pesat belakangan ini,” katanya. 

Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) yang memprakasai Inacraft menyatakan, platform digital merupakan upaya transformasi untuk terus mengembangkan industri UMKM produsen kerajinan tangan Indonesia.

Semangat untuk terus membangkitkan dan membangun kembali sektor ekonomi kreatif harus selalu dipupuk, khususnya di masa pandemi. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mendukung para perajin Indonesia agar dapat terus berkarya,” kata Ketua Umum DPP ASEPHI Muchsin Ridjan.

Muchsin menyampaikan sebagai barometer perkembangan industri kerajinan tangan atau handicraft di Indonesia yang telah berlangsung selama 20 tahun dan melibatkan 1.500 pelaku kreatif dalam negeri. Tidak hanya sekedar menjadi tempat pameran namun juga sebagai wadah promosi, menambah ilmu, dan membangun networking diantara pelaku usaha kerajinan agar dapat bersaing secara sehat menampilkan produk-produk berkualitas.

Sumber : Antara