Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Ini Harapan Puan Maharani
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Presiden Jokowi bersama pemimpin UEA/Foto: Biro Pers Setpres\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA--Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama ekonomi dengan pemerintah Uni Emirat Arab (UEA).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan bilateral ke Uni Emirat Arab (UEA) sejak tanggal 3 sampai 4 November ini.
Pada kunjungannya, dihasilkan komitmen bisnis dan investasi senilai USD 32,7 miliar setara Rp467 triliun (kurs Rp14.300).
Jumlah itu didapat dari 19 perjanjian kerja sama yang pertukarannya dilakukan hari ini saat Presiden Jokowi berkunjung ke Dubai.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan bahwa komitmen bisnis dan investasi tersebut menjadi salah satu bahasan saat Presiden Jokowi bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi.
BACA JUGA: Masuk Daftar Hitam Aplikasi Peduli Lindungi, 7 Wisatawan Ditolak Masuk Hutan Pinus Sari
"Kedua pemimpin membahas kemajuan kerja sama investasi antara kedua negara. Sebagai informasi, selama kunjungan ini terdapat komitmen bisnis dan investasi senilai USD 32,7 miliar dari 19 perjanjian kerja sama yang akan dipertukarkan besok di Dubai," katanya dikutip dari pers rilis Biro Pers Setpres, Kamis (4/11/2021).
Retno memerinci bahwa komitmen bisnis dan investasi tersebut antara lain kerja sama antara Indonesia Investment Authority (INA) dengan Abu Dhabi Growth Fund (ADG), INA dan DB World, floating solar panel antara Masdar dan Pertamina, refinery Balikpapan, manufaktur dan distribusi vaksin dan bio product.
Selain itu juga berbagai kesepakatan G42 dengan mitra di Indonesia. Diantaranya bidang smart cities, telekomunikasi, pengembangan laboratorium genomic, dan lain sebagainya.
"Jika ditotal, maka nilai komitmen yang diperoleh sampai titik ini, dalam kunjungan ini, adalah USD32,7 miliar. Di bidang investasi besok, Menteri Investasi masih akan melakukan pertemuan investasi dan juga ada pertemuan dengan perusahaan besar Amerika yang mudah-mudahan akan ada komitmen-komitmen baru," paparnya.
Sebelumnya, saat Presiden Jokowi bertemu dengan para investor di Glasgow di sela-sela KTT Pemimpin Dunia COP26, Indonesia juga mendapatkan komitmen investasi sebesar USD 9,2 miliar.
Sehingga jika ditotal dengan jumlah komitmen investasi yang didapat di UEA dan Glasgow jumlahnya mencapai USD 41,99 miliar. Selain di bidang investasi, dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Pangeran MBZ juga dibahas isu di bidang perdagangan.
Kedua pemimpin sepakat agar perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara kedua negara dapat segera diselesaikan. "Perundingan sudah dilakukan beberapa kali dan Presiden mengharapkan pada bulan Maret 2022 perundingan dapat diselesaikan," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di https://economy.okezone.com/dengan judul "Presiden Jokowi Bawa Oleh-Oleh Investasi Rp467 Triliun dari UEA : Okezone Economy".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas bervariasi di sejumlah kota pada Kamis. Simak prakiraan cuaca lima wilayah DIY.
GSMA mencatat 68% korban penipuan digital mengalami kerugian finansial. AI membuat modus scam makin sulit dikenali konsumen.
op Ten News Harianjogja.com Kamis 10 September 2026 merangkum isu hangat Jogja, ekonomi, cuaca, lingkungan, hingga olahraga.
Persoalan pendidikan di Kabupaten Bantul masih cukup banyak, mulai dari kondisi fasilitas sekolah, kesejahteraan guru, hingga proses belajar mengajar
Bagayoko yakin PSS Sleman tampil lebih baik saat menghadapi Madura United pada pekan kedua BRI Super League di Stadion Maguwoharjo.