Eks Ketua MK Anwar Usman Tiba di Istana, Soal Wantimpres: Belum Tahu
Eks Ketua MK Anwar Usman tiba di Istana jelang pelantikan Wantimpres. Ia mengaku belum tahu apakah akan dilantik sebagai anggota.
Relawan memberikan layanan dukungan psikososial dan edukasi kepada anak-anak terdampak gempa bumi di tenda posko pengungsian sementara, Kelurahan Pojoksari, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (25/10/2021)./Antara-Aji Styawan
Harianjogja.com, PURWOKERTO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat tetap tenang menyusul rentetan gempa bumi di sejumlah wilayah Jawa Tengah dalam beberapa waktu terakhir. Banyaknya gempa berefek positif.
"Sebenarnya dengan banyaknya gempa-gempa kecil itu kan semakin mengurangi potensi terjadinya gempa besar, karena sudah ada rilis energi walaupun itu tidak bisa dijadikan semacam patokan. Tapi paling tidak secara teori seperti itu," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (26/10/2021).
BACA JUGA: Rp3 Triliun Disiapkan untuk Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo di 2022
Ia mengatakan gempa-gempa berskala kecil yang mengguncang beberapa wilayah Jateng dalam beberapa waktu terakhir merupakan hal yang wajar.
Menurut dia, hal itu disebabkan daerah-daerah yang terjadi gempa merupakan daerah-daerah yang dilalui sesar aktif.
"Contohnya seperti yang di Ambarawa itu ada tiga sesar aktif di sana, yakni Merapi, Merbabu, dan Telomoyo. Terus yang tadi malam di Temanggung juga masih rangkaian gempa-gempa Ambarawa, kemudian yang di Banyumas tadi malam itu kan sesar Ajibarang," katanya.
Gempa yang mengguncang Temanggung dan sekitarnya pada Senin (25/10/2021) pukul 21.29 WIB, berkekuatan magnitudo 2,6 berpusat di 14 kilometer tenggara Temanggung dengan kedalaman 6 kilometer.
Sementara gempa yang terjadi di Banyumas pada hari Senin (25/10/2021), pukul 23.23 WIB, berkekuatan magnitudo 2,3 berpusat di 5 kilometer barat laut Purwokerto dengan kedalaman 10 kilometer.
Setyoadjie mengatakan lokasi-lokasi tersebut berada dekat sesar aktif, sehingga terjadi gempa ketika ada peningkatan aktivitas melalui rilis energi.
"Itu kebetulan bukan karena ada faktor-faktor lain karena memang dari hasil catatan kami, observasinya masih normal," katanya.
BACA JUGA: Begini Kronologi Guru & Siswa SMK di Sedayu Tertular Covid-19 saat PTM
Dia mengatakan berdasarkan data hingga Senin (25/10/2021) tercatat sebanyak 36 gempa susulan yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa.
"Yang terakhir kemarin pukul 09.30 WIB. Sejak tadi pagi hingga siang ini tidak tercatat gempa susulan," katanya.
Dia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh terhadap berbagai informasi hoaks yang mungkin muncul berkaitan dengan gempa-gempa kecil dalam beberapa waktu terakhir.
"Silakan hubungi kami atau BPBD setempat jika mendapatkan informasi yang belum jelas kebenarannya," kata Setyoadjie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Ketua MK Anwar Usman tiba di Istana jelang pelantikan Wantimpres. Ia mengaku belum tahu apakah akan dilantik sebagai anggota.
Upah minimum PRT asing di Hong Kong naik 2,35 persen menjadi 5.220 dollar Hong Kong atau sekitar Rp11,9 juta per bulan.
Harga diesel Inggris menembus rekor hampir Rp48.300 per liter. Pemerintah menyebut pasokan tetap aman di tengah krisis energi global.
Timnas Indonesia U-17 bermain 1-1 melawan Bahrain dalam uji coba di Bahrain. Garuda Asia bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2027.
Thomas Tuchel mengungkap kondisi pemain Man City di Timnas Inggris setelah klub dinyatakan bersalah melanggar aturan finansial Premier League.
Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang 2026, Jorge Martin merebut pole setelah mengalahkan Marc Marquez di Q2 MotoGP Motegi.