Rupiah Melemah ke Rp17.903, Ini Pemicu Tekanan Global
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Gibran Rakabuming Raka/JIBI-Solopos-Farida Trisnaningtyas
Harianjogja.com, SOLO-Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menjadi bulan-bulanan seniornya di PDIP, F.X. Hadi Rudyatmo, dalam pembukaan lomba bulu tangkis Piala Ketua DPC PDIP Solo di GOR PMS Solo, Senin (18/10/2021) petang.
Pertandingan itu mempertemukan duet Gibran-Teguh Prakosa melawan Rudy-Budi Prasetyo. Dalam dua set pertandingan, pasangan Gibran-Teguh kalah telak dari pasangan Rudy-Budi.
Pada set pertama Rudy-Budi unggul dengan skor 21-6. Sedangkan pada set kedua Rudy-Budi kembali unggul dengan skor 21-14.
Ketika panitia bermaksud mengakhiri pertandingan eksibisi petang itu, Gibran meminta satu set tambahan. Permintaan itu dipenuhi panitia dan Rudy.
Namun pasangan mereka diganti. Gibran ganti berpasangan dengan Rudy, sedangkan Budi berpasangan dengan Teguh Prakosa.
Baca juga: Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Legenda Bulu Tangkis Taufik Hidayat Sindir Menpora
Duet Rudy-Gibran sukses menggulung pasangan Teguh-Budi dengan skor telak 21-6. Pada set ke empat Gibran giliran berpasangan dengan Budi Prasetyo, dan Rudy ditemani Teguh Prakosa.
Gibran-Budi sempat memimpin jalannya pertandingan dengan selisih hingga tujuh poin. Namun poin mereka macet di angka 18 dan 19, sehingga berhasil dikejar Rudy-Teguh dengan skor akhir 21-18.
Pada set ke lima, Gibran berpasangan dengan Gus Nabil, anggota DPR RI dari PDIP, melawan duet Rudy-Her Suprabu. Namun pertandingan berjalan sepihak dan berakhir untuk kemenangan telak Rudy-Her Suprabu.
Strategi Rudy
Pengamatan Solopos.com, saat berduet dengan Teguh, Gibran berulangkali menjadi bulan-bulanan Rudy. Politikus senior itu berulangkali mengarahkan kok ke arah Gibran.
Melihat Gibran yang lumayan jago dengan bola bola atas, Rudy justru berulangkali memberikan bola atas kepada putra sulung Presiden Jokowi itu. Strategi itu dilakukan Rudy untuk menguras stamina Gibran.
Benar saja, setelah beberapa kali mampu mengembalikan kok dari Rudy, nafas Gibran mulai tak teratur dan membuat pukulannya tak akurat.
Namun Gibran tak menyerah begitu saja. Sesekali dia berhasil mencuri poin saat Rudy mengarahkan kok kepadanya. Dengan cerdik Gibran mengembalikan kok ke arah Budi yang lengah. Namun tetap saja sosok Rudy terlalu jago buat Gibran dan pasangannya. Gibran tak mampu mencuri satu kemenangan pun melawan Rudy. Dia hanya mampu sekali menang saat berduet dengan Rudy.
“Capai, sudah lama tidak berolahraga berat. Olah raga berat ya baru ini selama pandemi ini. Ya habis ini harus olah raga lagi saya. Raket aja tadi dipinjami Pak Ketua DPC PDIP Solo. Raketnya banyak banget tadi Pak Rudy. Dia yang paling jago, jago banget,” aku Gibran.
Dia juga mengaku tidak melakukan persiapan untuk menghadapi laha eksibisi petang itu. “Ini tadi dari Balai Kota langsung main,” imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Kenali 5 keterbatasan Chromebook sebelum membeli, mulai dari aplikasi Windows, Microsoft Office, penyimpanan hingga perangkat eksternal.
Pelebaran Jalan Selokan Mataram Sleman belum tuntas karena pembebasan lahan. Sebanyak 11 bidang, termasuk sebagian Makam Santren Gejayan, disiapkan.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Sebanyak 600 lulusan SMK DIY dijadwalkan berangkat bekerja ke luar negeri pada 29 Oktober 2026. Mayoritas akan bekerja sebagai caregiver di Jepang.