Kebakaran Hutan Gunung Lawu, 244 Personel Gabungan Dikerahkan
Sebanyak 244 personel gabungan memadamkan kebakaran hutan Gunung Lawu. Medan sulit dan angin kencang menghambat penanganan api.
Orang tua murid mengawasi anaknya pada hari pertama masuk sekolah di Sekolah Dasar Negeri 08 Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Senin (16/7/2018). Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2018-2019 dimulai secara serentak di Indonesia pada Senin 16 Juli./ANTARA-Yulius Satria Wijaya
Harianjogja.com, SOLO - Biaya masuk SD swasta di Kota Solo, Jawa Tengah, tercatat capai puluhan juta rupiah.
Informasi itu disampaikan oleh salah satu wali murid bernama Puji Astuti.
Puji mengatakan, telah mendaftarkan anaknya di salah satu sekolah swasta favorit di Banjarsari, Solo. Ia mendaftarkan anak keduanya di sekolah tersebut lantaran anak sulungnya juga bersekolah di situ.
“Biaya pendaftarannya Rp300.000. Tapi total biaya masuk yang harus kami keluarkan ketika anak saya dinyatakan diterima kelak sekitar Rp14,9 juta. Saya daftar kemarin mumpung masih gelombang istimewa,” terangnya dilansir dari Solopos.com, Minggu (3/10/2021).
Puji merinci biaya Rp14,9 juta itu terdiri biaya uang gedung Rp11,8 juta, uang seragam Rp850.000, SPP Rp800.000, buku-buku Rp800.000. Kemudian registrasi program khusus Rp150.000 serta wakaf pendidikan minimal Rp500.000.
Ia mengaku sengaja mendaftarkan anak keduanya lebih awal di SD tersebut agar menghemat biaya.
Sebab bila tak kunjung mendaftarkan anaknya, biaya yang harus dikeluarkan semakin besar.
“Saya daftar di hari terakhir gelombang istimewa,” sambungnya.
Ibu-ibu asal Solo itu mengatakan, bila tak mendaftarkan anaknya pada gelombang istimewa, biaya masuk sekolah swasta yang harus dikeluarkan bisa mencapai Rp21,2 juta.
“Biaya total yang masuk dari gelombang reguler sampai Rp21,2 juta. Selisih biayanya lumayan itu,” katanya.
Menanggapi tingginya biaya masuk SD swasta di Solo itu, Anggota Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro menilai hal yang wajar.
Pasalnya, semua pembiayaan sekolah swasta seperti honor guru dan lainnya mengandalkan pemasukan dari orang tua siswa atau wali murid.
“Dari sisi waktu belajar juga lebih panjang. Karena lebih panjang, otomatis banyak tambahan pelajaran yang menjadi ciri khas sekolah swasta. Ini lah yang menjadikan salah satu item biaya sekolahnya mahal, ada pembelajaran life skill,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Sebanyak 244 personel gabungan memadamkan kebakaran hutan Gunung Lawu. Medan sulit dan angin kencang menghambat penanganan api.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian naik pada Minggu, 18 Oktober 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
Konvensi Humas Indonesia 2026 di Solo membahas pentingnya kepercayaan publik, peran strategis humas, dan tantangan disinformasi di era AI.
Inter Milan mengalahkan Bologna 3-1 dan mengoleksi 19 poin dari tujuh laga untuk memperkuat posisi di puncak klasemen Liga Italia 2026/27.
Timnas Futsal Indonesia kalah 1-2 dari Peru di Copa das Nacoes 2026. Gol Yogi Saputra belum mampu menyelamatkan skuad Garuda.
SEMA UGM menyurati Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn untuk mendesak evaluasi kepatuhan Indonesia dalam penanganan karhutla dan kabut asap lintas negara.