Pakar Lintas Negara Bahas Isu Studi Islam

Para pemateri Islam in World Perspectives Symposium(IWOS) yang digelar daring, Rabu (29/9/2021). - Ist.
30 September 2021 08:37 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pakar dari berbagai negara membahas perkembangan isu studi Islam secara daring dalam Islam in World Perspectives Symposium (IWOS) bertajuk Contemporary Islamic Studies on Digital Era: Multidiciplinary Approaches, Rabu (29/9/2021).

Ketua Panitia Zalik Nuryana menjelaskan Iwos merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Agama Islam UAD. Karena situasi pandemi, pada tahun ini digelar secara daring.

BACA JUGA : Kemenag Ingin Indonesia Jadi Pusat Studi Islam Dunia

“Diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dosen dan juga mahasiswa dari berbagai kampus yang berada di bawah naungan Forum PTKIS berbagai wilayah juga dari kampus luar yaitu dari  Universitas Al-Azhar Mesir dan Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor Malaysia,” kata Zalik dalam rilisnya.

Kegiatan itu bertujuan untuk mempertemukan para ilmuwan akademis, peneliti, dan ilmuwan penelitian terkemuka untuk bertukar dan berbagi pengalaman dan hasil penelitian mereka tertutama terkait dengan isu studi Islam. “Dalam pertemuan ini menyediakan platform interdisipliner utama bagi para peneliti, praktisi, dan pendidik untuk mempresentasikan dan mendiskusikan inovasi, tren, dan isu kekinian serta tantangan praktis yang dihadapi juga bagaiamana solusinya terkait isu Studi Islam,” ujarnya.

Salah satu pemateri Nur Kholis membahas tentang perkembangan objektif kajian hadis di Indonesia. Ia mengungkap besarnya peran Muhammadiyah sebagai salah satu ormas Islam dalam sejarah perkembangan kajian hadis di Indonesia.

BACA JUGA : Perkembangan Teknologi Lahirkan Fenomena Digital Islam

“Muhammadiyah menempatkan hadis sebagai pondasi gerakan dakwahnya, sehingga kajian-kajian hadis menjadi agenda penting yang dilakukan secara terus menerus,” katanya.