Keracunan MBG Meluas, 170 Pelajar Jombang-Nganjuk Terdampak
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Planet Bumi/Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA - Setiap beberapa tahun sejak tahun 1990 , para ilmuwan telah mengevaluasi kemajuan bumi melalui laporan penilaian ilmiah Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) dan laporan khusus terkait.
Laporan IPCC menilai penelitian yang ada untuk menunjukkan apa yang perlu kita lakukan sebelum tahun 2100 untuk mencapai tujuan, dan apa yang bisa terjadi jika kita tidak melakukannya.
Penilaian PBB yang baru-baru ini diterbitkan atas Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional (NDCs) membuat kita harus siap dengan pemanasan 2,7 derajat Celcius yang sangat berbahaya pada tahun 2100. ini berarti kebakaran, badai, kekeringan, banjir dan panas yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan tanah yang dalam dan perubahan ekosistem perairan akan lumrah terjadi.
Para peneliti menjalankan proyeksi model iklim global berdasarkan Jalur Konsentrasi Representatif (RCP), yang merupakan proyeksi bergantung waktu dari konsentrasi gas rumah kaca (GRK)atmosfer.
Proyeksi memodelkan skenario mitigasi rendah (RCP6.0), sedang (RCP4.5) dan tinggi (RCP2.6, yang sesuai dengan tujuan Perjanjian Paris "di bawah 2 derajat Celcius") hingga tahun 2500.
Para Ilmuwan juga memodelkan distribusi vegetasi, tekanan panas, dan kondisi pertumbuhan untuk tanaman utama saat ini, untuk memahami jenis tantangan lingkungan yang mungkin dihadapi anak-anak saat ini dan keturunan mereka sejak abad ke-22 dan seterusnya.
Dalam model yang diproyeksikan, mereka menemukan bahwa suhu rata-rata global terus meningkat melampaui 2100 di bawah RCP4.5 dan 6.0. Di bawah skenario tersebut, vegetasi dan area penanaman tanaman terbaik bergerak ke arah kutub, dan area yang cocok untuk beberapa tanaman berkurang.
Tempat-tempat dengan sejarah panjang kekayaan budaya dan ekosistem, seperti Lembah Amazon, bisa menjadi tandus.
Lebih lanjut lagi, tekanan panas dapat mencapai tingkat yang fatal bagi manusia di daerah tropis yang saat ini berpenduduk padat. Daerah seperti itu mungkin menjadi tidak layak huni. Bahkan permukaan laut terus naik karena mengembang dan bercampurnya air di lautan yang memanas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.