Advertisement
Hasil Survei Indikator: Kepuasan Terhadap Kinerja Presiden Jokowi Turun
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR Tahun 2021 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/8 - 2021). Poll
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan bahwa tren kepercayaan masyarakat pada pelaksanaan demokrasi di Indonesia hanya mencapai 44,1 persen, sedangkan yang puas pada pelaksanaan demokrasi hanya 47,6 persen.
Dari hasil survei, mereka yang puas terdiri dari sangat puas 0,4 persen, dan cukup puas 47,1 persen. Sementara itu yang tak puas terdiri dari kurang puas 37,1 persen dan tidak puas sama sekali 7 persen serta responden yang tidak menjawab/tidak tahu adalah 8,3 persen.
Advertisement
Dikutip dari laman Indikator Politik Indonesia, Minggu (26/9/2021), responden yang merasa tidak puas atas kinerja demokrasi Indonesia tercatat naik dari 32 ke 44 persen.
Lebih lanjut, tingkat kepuasan terhadap kinerja presiden, hasil survei menunjukkan cenderung terjadi penurunan yakni 59 persen pada Juli 2021 menjadi 58 persen per September 2021.
BACA JUGA: Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Belum Diberhentikan dari Kursi Wakil Ketua DPR RI
Meski terlihat turun tipis, tapi jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi Covid-19 angka ini jauh merosot yakni dari 70 persen pada Februari 2020.
Namun, terkait kinerja presiden dalam penanganan pandemi, responden yang merasa sangat puas mencapai 4,8 persen dan cukup puas 57 persen.
Sebaliknya, responden yang merasa kurang puas mencapai 31,8 persen dan tidak puas 2,9 persen.
“Dukungan dan apresiasi warga sangat tinggi terhadap berbagai upaya pemerintah dalam penanggulangan pandemi, termasuk program vaksinasi,” tulis Indikator Politik Indonesia dalam salah satu poin kesimpulan.
Adapun, survei Indikator Politik Indonesia soal demokrasi ini dilakukan pada 17 hingga 21 September 2021. Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang diwawancarai via telepon.
Para responden yang dipilih secara acak merupakan mantan responden tatap muka yang sebelumnya pernah diwawancara oleh Indikator.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
- OTT Bupati Cilacap, 13 Orang Digelandang KPK ke Jakarta
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Rooney Kritik Keras Tottenham, Sebut Berpotensi Degradasi
- Libur Lebaran, Dinkes Bantul Siapkan Pos Kesehatan di Pantai
- Google Maps Hadirkan Peta 3D dan Fitur AI Baru
- THR Bermasalah? KSPSI Gunungkidul Minta Buruh Berani Melapor
- Perbankan Dominasi Pengaduan Konsumen ke OJK DIY
- Gibran Terima Rismon Sianipar di Istana Wapres
- Belasan Dapur MBG di Bantul Ditutup Sementara
Advertisement
Advertisement








