Advertisement
Disuruh Bongkar Rumah dan Kosongkan Lahan, Rocky Gerung Tuding Sentul City Berbohong
Rocky Gerung memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (23/4/2019). - Antara\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Analis politik Rocky Gerung sedang bersengketa dengan PT Sentul City Tbk. Rocky Gerung menuding perusahaan tersebut berbohong terkait klaim telah memperoleh dukungan warga desa.
Dukungan itu terkait rencana memanfaatkan lahan sengketa antara Rocky dan Sentul City di Desa Bojong Koneng, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Advertisement
“Ada 200 kepala keluarga yang ada disitu diklaim mendukung Sentul City. Mana ada orang yang mau untuk digusur. Saya juga bergaul dengan warga, mereka bilang mana ada dukung Sentul. Nah disini bohongnya Sentul City. Itu bahaya. Seolah-seolah memanfaatkan rakyat kecil untuk keuntungan korporasi besar,” ujar Rocky dalam perbincangan dengan Hersubeno di Youtube Rocky Gerung Official, Minggu (12/9/2021).
Baca juga: Tindakan Bunuh Diri Dapat Menular, Ini Penjelasan Peneliti Kesehatan Mental
Rocky mengungkapkan klaim kepemilikan tanah oleh Sentul City juga masih dipersoalkan oleh Badan Pertanahan Nasional. Rocky kemudian juga menilai permasalahan tanah yang menderanya merupakan masalah politik. Bahkan, mantan dosen filsafat UI tersebut juga menuding Sentul City mendapat bantuan dari aparat pemerintah dan daerah yang berperan sebagai calo.
“Orang kemudian bertanya, ‘orang punya hak punya guna bangunan kok dia gak bikin bangunan disitu?’ dari mana, jangan jangan dari calo, bahkan calo yang lebih besar. Calo aparat negara atau aparat daerah yang bermain dengan modalnya Sentul. Itu yang kemudian jadi politis,” pungkas Rocky.
“Saya lagi menghindar dari wilayah Sentul karena terus dikerubungi wartawan. Saya mengerti itu karena ini bukan soal hanya rumah saya. Ini soal politik pertanahan nasional yang menjadi sangat khusus karena menyangkut nama Sentul. Suatu perusahaan property yang orang pertanyakan ‘kok bisa punya tanah separo kabupaten’,” jelas Rocky.
Baca juga: Warga Solo Boyong Monstera King Varigata Rp225 Juta, Baru Sehari Langsung Ditawar Orang
PT Sentul City (SC) mensomasi Rocky Gerung agar mengosongkan tanah dan membongkar rumahnya di Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Beberapa tetangga Rocky juga mendapat surat serupa.
Kuasa hukum PT Sentul City, Antoni, dalam keterangan di situs resmi Sentul City pada Kamis (9/9/2021) menyebut Sentul City mendapat dukungan penuh warga desa setempat dalam rencana memanfaatkan lahan. Antoni menyatakan warga mendukung pemanfaatan lahan sesuai masterplan dengan harapan menciptakan lapangan kerja bagi warga desa sekitar seperti area yang telah terbangun di desa lain.
"Atas upaya upaya perlawanan, kami pastikan akan melakukan langkah-langkah hukum guna melakukan perlindungan terhadap hak-hak kami dan negara wajib melindungi dan memberikan perlindungan atas segala upaya yang akan kami lakukan," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
Pantai Kulonprogo Berbahaya, Petugas Larang Wisatawan Berenang
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Penumpang Kereta Api Mendominasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026
- Pemerintah Menjamin Tidak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite
- KONI Minta IMI Perkuat Pembinaan Atlet Balap Usai Veda Raih Podium
- Arus Balik, 15.287 Kendaraan Keluar DIY Via Gerbang Tol Purwomartani
- Lebaran, Pengunjung Candi Prambanan Capai 18.500 Orang Sehari
- Prabowo Telepon Presiden Palestina dan Erdogan Saat Momen Lebaran
- Korlantas Terapkan One Way Nasional Mulai Selasa 24 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







