Peretas LPSE Kudus Diduga Manfaatkan Wifi Publik dari Diskominfo Kabupaten Magelang

Ilustrasi serangan siber. - Sputniknews
03 September 2021 21:27 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG- Pemerintah Kabupaten Magelang menanggapi isu peretasan lelang proyek Instalasi Bedah Sentral (IBS) di Kabupaten Kudus yang menggunakan jaringan internet Dinas Kominfo Kabupaten Magelang.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Magelang Endra E. Wacana menegaskan tidak ada peretasan yang dilakukan oleh pihaknya.

Namun, akun peserta lelang tersebut sudah diretas sebelumnya, kemudian pelaku memanfaatkan IP address Pemkab Magelang untuk masuk dalam akun peserta lelang itu.

Baca juga: Main Borgol dan Tak Sengaja Terkunci, Anak di Magelang Mengarang Cerita Penculikan

IP address tersebut merupakan wifi publik milik Dinas Kominfo Kabupaten Magelang yang kemudian dimanfaatkan oleh oknum tersebut.

“Wifi publik ini kami sediakan untuk masyarakat umum agar bisa mengakses jaringan internet gratis di titik-titik tertentu,” ungkap Endra, Jumat (3/9/2021).

Endra menjelaskan, Pemkab Magelang memiliki lebih dari 20 titik lokasi wifi publik. Bahkan di tingkat desa ada lebih dari 80 lokasi untuk mengakses wifi publik.

Baca juga: Pusaka Berusia 100 Tahun di Bangsal Pracimosono Dijamas

“Maka siapa saja bisa memakai fasilitas tersebut. Dengan jaringan internet tersebut mereka bisa berselancar di dunia maya,” jelasnya.

Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik pada Dinas Kominfo Kabupaten Magelang Noga Nanda Septa menambahkan akan mengklarifikasi hal ini dengan Bagian Pengadaan Barang Jasa (PBJ) Setda Kabupaten Kudus yang sebelumnya menyebutkan ada peretasan oleh Diskominfo Kabupaten Magelang.

“Kami akan minta mereka klarifikasi bahwa hal ini tidak ada kaitannya dengan Dinas Kominfo Kabupaten Magelang,” pungkasnya. (*)