Advertisement

Luhut Larang Impor APD, Ini Alasannya..

Aprianus Doni Tolok
Selasa, 31 Agustus 2021 - 13:47 WIB
Sunartono
Luhut Larang Impor APD, Ini Alasannya.. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. - Antara\\r\\n\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa kebutuhan alat pelindung diri (APD) seharusnya bisa dipenuhi oleh industri dalam negeri.

“Masa kita terus impor APD? Tidak boleh lagi ada impor APD. Sudah cukup, di dalam negeri sudah ada, jadi tidak ada lagi pakai impor,” kata Luhut dalam Forum Nasional Kemandirian dan Ketahanan Industri Alat Kesehatan, Senin (30/8/2021), dikutip dari YouTube Farmalkes TV.

Advertisement

BACA JUGA : Hore! 40 Anggota DPRD Kota Jogja Dapat iPad Baru

Dia juga memastikan akan mempermudah izin bagi para pelaku industri untuk memproduksi APD atau alat kesehatan lainnya di dalam negeri.

Adapun, pada saat ini Indonesia masih banyak bergantung pada impor dalam pemenuhan kebutuhan alat kesehatan hingga obat. Dengan ketersediaan bahan baku, kata Luhut, beberapa alat kesehatan yang selama ini diimpor harus mulai diproduksi di dalam negeri.

Dia mencontohkan, ada alat-alat kesehatan yang diproduksi di Pakistan dengan bahan baku dari Morowali.

“Pasar kita kan besar, ada 275 juta penduduk, dengan Aasean sudah 650 juta, jadi bisa kita lakukan,” imbuhnya.

Menurutnya, dalam reformasi sektor kesehatan, Indonesia harus mampu masuk ke rantai pasok global dengan terus meningkatkan produksi alat kesehatan di dalam negeri.

BACA JUGA : Kelangkaan Material, Apple Tunda Produksi iPad dan MacBook

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Nasabah Bank Sampah Pelangi Cairkan Tabungan Sampah Jutaan Rupiah

Jogja
| Senin, 15 April 2024, 09:27 WIB

Advertisement

alt

Sambut Lebaran 2024, Taman Pintar Tambah Wahana Baru

Wisata
| Minggu, 07 April 2024, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement