Mentan Terima 340 Aduan Mafia Pangan, Pedagang Beras Diingatkan
Mentan Amran menerima 340 aduan dugaan penyimpangan pertanian dalam dua minggu, mulai dari beras, pupuk, alsintan hingga cetak sawah.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya menetapkan tenaga kesehatan (nakes) berinisial EO sebagai tersangka karena memberikan vaksin Covid-19 kosong kepada seorang siswa di Pluit, Jakarta Utara.
Kasus pemberian vaksin Covid-19 kosong tersebut menjadi viral karena tindakan EO terekam jelas di ponsel milik orangtua korban.
"Kami persangkakan melanggar Pasal 14 UU Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Menular. Ancaman hukumannya satu tahun penjara," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di Polres Metro Jakarta Utara seperti dilansir Tempo, Selasa (10/8/2021).
Polisi mengungkapkaEO adalah perawat yaSeng menjadi relawan dalam program vaksinasi Covid-19 massal. Dari hasil pemeriksaan, EO mengaku sudah melakukan vaksin terhadap 599 orang.
"Selama kegiatan vaksinasi massal ia juga terlibat dan memang diminta bantuan untuk melakukan vaksinasi," ujar Yusri.
Video pemberian vaksin hampa itu viral setelah akun Twitter @Irwan2yah membagikannya. Dalam video itu, tenaga kesehatan yang memberikan suntikan tidak memencet alat injeksi, sehingga cairan vaksin tidak masuk ke dalam tubuh anaknya. Setelah menusuk lengan anak, vaksinator mencabut suntikan kembali dan menutupnya dengan kapas.
"Kejadian di Sekolah IPK Pluit Timur tanggal 6 Agustus 2021, jam 12.30. Suntikan vaksinasi ternyata suntik kosong." Akun @Irwan2yah itu menulis di Twitter.
Saya ingin berbagi informasi
— #BuzzerNKRI (@Irwan2yah) August 9, 2021
Kejadian di Sekolah IPK Pluit Timur.
Tgl. 6/8/21. Jam 12.30 suntikan vaksinasi, ternyata suntik kosong.
Setelah Protes dan cuma kata maaf, akhirnya di suntik kembali.
Agar dpt diperhatikan.
Sebarkan agar suster tersebut diproses. pic.twitter.com/y5e0fyX48k
Warganet resah. Mereka meminta aparat menindak perawat yang memberikan suntikan vaksin hampa itu.
"Astaga masih ada yang seperti ini, oknumnya dilaporkan. Jangan ada kejadian serupa terulang kembali, " tulis akun @tweetbyirwan menanggapi video itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentan Amran menerima 340 aduan dugaan penyimpangan pertanian dalam dua minggu, mulai dari beras, pupuk, alsintan hingga cetak sawah.
Jadwal KRL Palur-Jogja 6 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di 13 stasiun.
Lima remaja SMP dan SMK diamankan warga di Karangnongko, Klaten. Mereka diduga hendak nglitih dan kedapatan membawa stik golf serta selang.
Polisi mendalami motif penyerangan tiga jemaah Masjid Darul Ma’arif di Duren Sawit. Sejumlah senjata tajam dan tabung gas ditemukan.
Program Gentengisasi meluncurkan pengiriman 2,4 juta genteng Jatiwangi. Sugiono menyebut program ini berpotensi menggerakkan UMKM dan membuka lapangan kerja.
Lima mahasiswa UGM asal Banyumas mengolah limbah jerami menjadi hard carbon untuk material anoda baterai ion natrium.