Advertisement

Kasus Covid-19 Tinggi, Vaksinasi di Asean Ternyata Tertinggal

Nindya Aldila
Minggu, 01 Agustus 2021 - 17:17 WIB
Bhekti Suryani
Kasus Covid-19 Tinggi, Vaksinasi di Asean Ternyata Tertinggal Warga DKI Jakarta mengikuti program vaksinasi Covid-19 gratis di stasiun MRT - Dok. MRT Jakarta

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Persentase vaksinasi di antara negara Asean masih jauh tertinggal dengan Amerika Serikat atau negara di Benua Eropa. Di saat yang sama, sejumlah negara tengah mengalami lonjakan kasus.

Negara seperti Amerika Serikat telah memvaksinasi lengkap sekitar setengah dari populasinnya yakni 164,2 juta. Adapun Eropa mencatatkan tingkat vaksinasi sebesar 86 per 100 orang.

Berdasarkan data Johns Hopkins University & Medicine yang diambil pada Minggu (1/8/2021) menunjukkan jumlah orang yang divaksin lengkap di Indonesia jika dibandingkan dengan jumlah populasi, baru mencapai 7,44 persen, yang terendah dibandingkan sembilan negara lainnya.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Seperti diketahui, saat ini target vaksinasi pemerintah mencapai 208.265.720. Data Satgas Covid-19 yang terkini menunjukkan perbedaan, di mana realisasi vaksinasi sudah mencapai 9,86 persen.

Jika dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia yang juga tengah mengalami lonjakan kasus, persentase orang yang divaksin lengkap sudah mencapai 20,39 persen atau sebanyak 6,51 juta orang.

Sementara itu, persentase vaksinasi jika dibandingkan dengan populasi di Filipina dan Thailand berturut-turut mencapai 7,25 persen (7,83 juta) dan 5,25 persen (3,65 juta).

Saat ini, negara anggota Asean tengah menghadapi lonjakan kasus. Setelah Indonesia dengan kasus harian di atas 40.000, Thailand menempati posisi kedua dengan kasus harian sebesar 18.912 pada 31 Juli, tertinggi sepanjang pandemi.

Dengan populasi 31,95 juta, Malaysia mencatatkan kasus baru sebanyak 17.786 pada 31 Juli.

Myanmar yang saat ini tengah menghadapi gejolak politik setelah kudeta militer juga mencatatkan kasus cukup tinggi sebanyak 4.725 di hari yang sama.

Advertisement

Adapun jumlah vaksinasi Myanmar belum terlihat datanya. Namun, Myanmar sudah menerima bantuan vaksin dari China sebanyak 2 juta dosis pada 22 Juli dan sebanyak 1 juta dosis dibeli dari Sinovac.

Persentase vaksinasi cukup tinggi di negara dengan populasi kecil seperti Singapura (57,19 persen), Kamboja (28,33 persen), Laos (11,61 persen), dan Brunei Darussalam (5,55 persen).

Sementara itu, Vietnam menjadi negara dnegan tingkat vaksinasi terendah yakni sebesar 588.893 atau 0,61 persen dari total populasi.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Profil Samekto Wibowo, Guru Besar UGM yang Meninggal Setelah Terseret Ombak di Gunungkidul

Gunungkidul
| Minggu, 25 September 2022, 08:47 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Pendekar Roti Kolmbeng Terakhir di Jogja

Wisata
| Sabtu, 24 September 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement