Advertisement

Di Magelang, Isoman Positif Covid-19 Maupun Menunggu Hasil Swab Dibantu Paket Sembako

Nina Atmasari
Sabtu, 31 Juli 2021 - 07:07 WIB
Nina Atmasari
Di Magelang, Isoman Positif Covid-19 Maupun Menunggu Hasil Swab Dibantu Paket Sembako Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono saat memperlihatkan stok paket bantuan sembako. - Ist/dok Prokompim Pemkab Magelang

Advertisement

Harianjogja.com, MAGELANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang akan memberikan bantuan logistik bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Wasono mengatakan dengan adanya bantuan logistik ini, warga diharapkan tidak perlu khawatir untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari selama menjalankan isolasi mandiri di rumah.

"Bantuan logistik ini akan diberikan per jumlah jiwa dalam bentuk paket sembako terdiri dari 5 kg beras, mie instan, susu dan kebutuhan pokok lainnya," jelas Edi, Jumat (30/7/2021).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Baca juga: Begini Keganasan Covid-19 Varian Delta Plus, Hati-hati Sudah Masuk Indonesia!

Ia berharap pihak Pemerintah Desa juga berkolaborasi melakukan pendampingan dan pendataan agar warga yang sedang melakukan isolasi mandiri lebih cepat tertangani dan sembuh.

"Saat ini sudah 10 ton khusus untuk beras yang telah disalurkan terhitung mulai bulan Januari 2021 hingga sekarang. Dan saat ini kita sudah meminta kepada Pak Bupati untuk memberikan tambahan beras tersebut sebanyak dua ton," jelas Edi Wasono.

Edi menerangkan prosedur untuk mendapatkan paket sembako itu harus melalui usulan dari desa berdasarkan hasil swab yang dilakukan puskesmas setempat. Saat tenaga kesehatan (Nakes) menyatakan warga harus isoman, meskipun hasil swabnya nanti positif atau negatif tetap akan diberikan bantuan paket sembako dengan alasan agar warga tetap di rumah sambil menunggu hasil swab.

"Karena kalau hasil swab (PCR) bisa keluar 5-7 hari, maka kita harapkan warga tidak keluar rumah dulu namun kita berikan bantuan paket sembako ini. Jadi kita tidak menunggu positif atau negatif, ketika rekomendasi dari nakes harus isolasi mandiri setelah swab maka kita berikan bantuan," terang Edi.

Baca juga: Permintaan Meningkat, PMI Jogja Tambah Mesin Plasma Konvalesen untuk Bantu Pasien Covid-19

Advertisement

Menurut Edi, bantuan paket sembako ini bisa digunakan memenuhi kebutuhan pokok hingga 10 hari, dengan harapan sampai warga telah selesai melakukan isolasi mandiri. Ia menyebutkan jumlah bantuan paket sembako tahun ini sangat berbeda dengan tahun lalu.

Untuk diketahui, pada 2020 lalu bantuan paket sembako bagi warga yang sedang melakukan isolasi mandiri per KK (dengan jumlah jiwa 3 orang) akan mendapatkan paket sembako 5 Kg beras dan kebutuhan pokok lainnya, sementara tahun 2021 ini akan dihitung per jiwa.

"Saat ini mengingat lonjakan kasus Covid-19 begitu besarnya, sehingga saat ini kita hitung per jiwa itu akan mendapatkan 1 paket sembako. Melalui bantuan ini kita berharap bisa meringankan beban mereka yang sedang isolasi mandiri, karena mereka juga tidak bisa bekerja," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Jadwal Donor Darah di DIY Hari Ini, Cek Lokasinya!

Jogja
| Senin, 26 September 2022, 10:47 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement