Advertisement
Gawat! Kasus Covid-19 di Jawa Melandai, Luar Jawa Malah Gantian Naik
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, 2 November 2020 - Youtube Setpres
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan bahwa kondisi kasus Covid-19 di Pulau Jawa mulai melandai. Salah satu buktinya adalah penurunan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta dari yang tadinya hampir 90 persen menjadi 38 persen.
Kendati demikian, tren itu tidak diikuti dengan kasus Covid daerah di luar Pulau Jawa.
Advertisement
“Ini juga patut kita syukuri dan saya melihat angka-angka tadi di di wilayah-wilayah di Pulau Jawa sudah mulai melandai turun pelan-pelan, tetapi yang di luar Jawa gantian naik. Inilah memang varian Delta ini penularannya sangat cepat sekali,” kata Jokowi saat membagikan Banpres Produktif kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/7/2021).
Jokowi menceritakan pada Februari - Mei, topik berkaitan dengan pandemi mulai turun. Di sisi lain, ekonomi juga perlahan membaik. Kendati begitu kondisi berubah setelah varian Delta Covid-19 muncul tanpa terprediksi.
Baca juga: TPU Tilaman Imogiri untuk Pemakaman Pasien Covid-19
Situasi itu menyebabkan ekonomi global tergoncang. Kondisi serupa juga dialami Indonesia ditambah kenaikan kasus secara drastis. Jokowi mengaku saat itu tidak ada jalan lain selain memberlakukan PPKM Darurat.
"Tanpa terprediksi muncul yang namanya varian Delta, varian baru, jenis baru dari Korona muncul di India, kemudian muncul di seluruh negara di dunia, sehingga ekonomi global pun juga guncang. Kita juga sama, begitu virus [varian] Delta ini muncul juga langsung kasus positif menjadi naik secara drastis," ujarnya.
Pemerintah menerapkan kebijakan PPKM Darurat pada 3 - 20 Juli 2021 untuk membendung penyebaran varian Delta dan menurunkan mobilitas penduduk. Kini pemerintah telah beralih ke PPKM Level 4 hingga 2 Agustus mendatang untuk wilayah Jawa dan Bali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
Advertisement
Kulonprogo Terima DAK Rp3 Miliar untuk Operasional Program KB
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Takbir Keliling di Bantul Tahun Ini Dibatasi Maksimal Jam 11 Malam
- Merespons Latihan AS-Korsel, Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik
- Syarat Ketat Aplikator Bikin 6 Juta Driver Tak Dapat BHR Ojol 2026
- Kendaraan di Tol Regional Nusantara Meningkat Jelang Mudik 2026
- Pembatasan Media Sosial Anak Dinilai Tekan Depresi dan Bullying
- Indef Ingatkan Daya Beli Warga Jadi Kunci Hadapi Tekanan Global
- Dinkes Bantul Tarik Makanan Kemasan Rusak dari Supermarket
Advertisement
Advertisement







