Bupati Bekasi Meninggal Akibat Covid-19, Tak Tertangani Akibat RS Penuh

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja. - Istimewa
13 Juli 2021 09:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Bed occupancy rate (BOR) tempat tidur isolasi untuk pasien Covid 19 di seluruh rumah sakit (RS) di Kabupaten Bekasi masih tinggi saat Bupati Bekasi Eka Surpria Atmaja positif Covid-19.

Gara-gara ini, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja sampai dirujuk ke rumah sakit di Tangerang sebelum meninggal dunia Minggu (11/7/2021) malam.

"BOR sekarang masih di atas 90 persen," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Bekasi, Alamsyah ketika dikonfirmasi, Senin (12/7/2021).

BACA JUGA : Kasus Positif Covid-19 DIY Rekor Lagi, 50 Orang Meninggal dalam 24 Jam

Menurut Alamsyah, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja ketika dirujuk ke RS Siloam, Tangerang, Banten, kondisi rumah sakit di Kabupaten Bekasi dalam keadaan penuh, sehingga tidak bisa menampung Eka yang notabene adalah seorang kepala daerah.

"Iya penuh," kata Alamsyah.

Eka yang terkonfirmasi positif Covid 19 pada Kamis (1/7/2021), akhirnya meninggal dunia pada Minggu (11/7/2021) malam.

Selain terpapar Virus Corona, Eka juga dilaporkan memiliki penyakit bawaan, sehingga harus dirawat di ruang ICU.

Dilansir dari situs https://pikokabsi.bekasikab.go.id/, kasus aktif di Kabupaten Bekasi masih mencapai 1.867, dimana kasus baru hari ini ditemukan sebanyak 370.

BACA JUGA : Kebutuhan Peti Mati Melonjak di Tengah Wabah Covid-19

Adapun pasien Covid-19 meninggal dunia tercatat lima orang. Salah satu kasus meninggal pada Ahad lalu adalah Bupati Bekasi Eka Supria.

Sumber : Antara