Advertisement
Korban Hoaks, Ambulans Dilempari Batu. MCCC Siap Kawal Petugas Antar Jenazah
Foto udara mobil ambulans yang sedang dalam proses perakitan di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jum'at (25/9/2020). - ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO-Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) Kota Solo akan mengawal petugas yang mengantarkan jenazah. Pengawalan itu dilakukan pasca kejadian pelemparan ambulans. MCC Juga melakukan pemantauan untuk menangkal hoaks di media sosial.
Sekretaris MCCC Kota Solo Teguh Wahyudi mengatakan akan melakukan pengawalan terhadap sukarelawan yang bertugas terkait pelayanan Covid-19 buntut kasus pelemparan batu kepada ambulans yang bertugas.
Advertisement
“Tim kamboja ada pengawalan [total dua unit armada yang jalan] dari teman-teman. Seandainya evakuasi pun juga akan ada pengawalan. Tetap dipantau. Kami ada komunitas ambulans dan saling berkoordinasi,” kata dia dikutp dari Solopos.com--jaringan Harianjogja.com, Jumat (9/8/2021).
Teguh menyayangkan aksi pelemparan batu kepada ambulans yang sedang mengantarkan pasien. Dia menduga pelemparan batu terhadap ambulans dampak dari hoaks di media sosial mengenai ambulans khusus Covid-19.
Baca juga: Pemerintah Resmi Tetapkan Hari Raya Iduladha 20 Juli 2021
“Kemarin hoaks di Solo kami meminta mereka meminta maaf. Kalau kejadian saat ini langsung hukum. [hoaks] Bahaya. Kalau menemukan akun berita hoaks, ya mohon maaf akan tindaklanjuti secara hukum,” paparnya.
Menurut dia, MCCC Kota Solo belum pernah mendapatkan serangan batu selama pandemi Covid-19 karena kepercayaan masyarakat terhadap Muhammadiyah. MCCC memiliki satu unit ambulans khusus pelayanan Covid-19 dalam kota maupun luar kota.
Adapun sukarelawan MCCC membantu mengantarkan dan menguburkan 11 jenazah Covid-19 dari rumah sakit maupun yang isolasi mandiri di rumah satu pekan terakhir. Para sukarelawan juga disibukkan dengan permintaan evakuasi pasien Covid-19.
Selain stigma negatif akibat hoaks, kata Teguh, para sukarelawan sempat kehabisan stok alat pelindung diri (APD) akibat banyaknya permintaan pertolongan dari masyarakat akhir-akhir ini. Para sukarelawan sempat meminjam APD hingga membeli ke beberapa tempat saat stok APD kosong bersamaan adanya permintaan pertolongan cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Advertisement
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Hari Ini, 6 Januari 2026
- Jadwal dan Tarif DAMRI JogjaSemarang PP, 6 Januari 2026
- Jadwal Pemadaman Listrik, 6 Januari 2026
- Jadwal Layanan SIM Corner di Jogja Hari Ini, Selasa 6 Januari 2026 M
- Jalur Trans Jogja, Selasa 6 Januari 2026
- Salip TikTok, Reddit Jadi Media Sosial Terpopuler Keempat di Inggris
- Agenda Event, Konser dan Olahraga, 6 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




