Laris Manis, Bambang Brodjonegoro Jadi Komisaris di Dua Tempat

Mantan Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
18 Juni 2021 11:27 WIB Dhiany Nadya Utami News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Bambang Brodjonegoro sepertinya sedang laris manis. Ia muncul di jajaran komisaris baru PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) dan di hari yang sama, dia juga diangkat untuk posisi serupa di PT Astra International Tbk. (ASII).

Bambang didapuk menjadi Komisaris Independen TBS Energi Utama pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan yang digelar Kamis, (17/6/2021). Adapun jabatan ini berlaku hingga 2023 mendatang.

Pada tanggal yang sama, RUPS PT Astra International Tbk. (ASII) juga menunjuk Bambang untuk menduduki posisi Komisaris Independen di perusahaan induk Grup Astra tersebut.

Ini bukan pertama kalinya Bambang didapuk jadi komisaris. Saat ini setidaknya dia telah menduduki posisi yang serupa di 2 perusahaan lain, sebagai Komisaris Utama di PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) dan Komisaris Utama di perusahaan e-commerce PT Bukalapak.

Alhasil, saat ini Bambang menjadi komisaris di 4 perusahaan sekaligus. Pun, keempat jabatan itu dipegang Bambang sejak tahun ini, bertepatan ketika dirinya tak lagi aktif di pemerintahan.

Tercatat, sepanjang karirnya Bambang telah tiga kali menjadi menteri di tiga kementerian berbeda.

Paling akhir, dia menduduki posisi Menteri Riset & Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional sejak 2019, hingga akhirnya kementerian tersebut dilebur bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kementerian Pendidikan, Budaya, dan Riset Teknologi pada April 2021.

Pada periode pemerintahan Jokowi sebelumnya, Bambang juga menduduki kursi menteri, yakni Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, tepatnya sepanjang 2016 hingga 2019 dan Menteri Keuangan yakni pada 2014—2016.

Sebelum menjadi komisaris dan menteri, sepak terjang Bambang juga dikenal luas di bidang ekonomi dan pendidikan.

Dia pernah menjadi Steering Board Komite Nasional Keuangan Syariah (2016—2019), Director General the Islamic Research and Training Institute/IRTI dan Islamic Development Bank (2002), serta Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (2005—2009).

Sumber : Bisnis.com