Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran Polres Gunungkidul hingga pertengahan Juni mencatat ada 22 kasus bunuh diri. Jumlah ini mendekati angka bunuh diri yang terjadi di 2020 yang mencapai 29 kasus.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, bunuh diri menjadi peristiwa yang sering terjadi di wilayah hukum di Bumi Handayani. Total hingga pertengahan Juni ada ada 22 kasus bunuh diri. Adapun kasus terakhir terjadi di Kapanewon Semin yang dilakukan seorang perempuan paruh baya dengan cara gantung diri di rumahnya di Kalurahan Semin. “Mudah-mudahan tidak bertambah lagi,” katanya, Rabu (16/6/2021).
Dia menjelaskan, dari jumlah ini kasus bunuh diri didominasi dengan cara gantung diri. Meski demikian, ada beberapa kasus pelaku nekat mengakhiri hidup dengan cara minum racun.
Menurut Suryanto, kasus bunuh diri harus menjadi perhatian bersama. Rata-rata pelaku nekat melakukan aksinya tersebut karena depresi, salah satunya karena penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh. “Jumlahnnya mendekati angka kejadian di 2020 yang mencapai 29 kasus. sedangkan tahun ini, masih ada waktu sekitar enam bulan lagi,” katanya.
Baca juga: Hajatan Akan Dibatasi, Pemda DIY Siapkan Aturan
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, ia terus berupaya untuk menekan angka bunuh diri. Upaya penanggulangan juga menggandeng kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi untuk mengkaji tentang adanya fenomena tersebut. “Kami terus berupaya untuk melakukan penanggulangan,” katanya.
Meski demikian, Sunaryanga mengakui fenomena bunuh diri di Gunungkidul bukan perkara yang mudah untuk ditangani. Ia pun harus berhadapan dengan fenomena lain seperti pernikahan dini dan perceraian.
“Fenomena sosial di masyarakat harus diatasi, tapi tidak mudah karena butuh proses dan tidak serta merta bisa langsung diselesaikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.