Kenang Mendiang Istri, Menteri Yasonna Laoly: Dia Telah Berjuang

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengikuti rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2020). Raker tersebut membahas persiapan kenormalan baru di lembaga pemasyarakatan (LP) dan Imigrasi. ANTARA FOTO - Puspa Perwitasari
13 Juni 2021 07:27 WIB Oktaviano DB Hana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Mendiang Elisye W. Ketaren, istri Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly, telah berpulang dan dikebumikan di Sandiego Hills, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (12/6/2021).

Dalam rangkaian pemakaman itu, Menkumham Yasonna menyebut dirinya ikhlas dengan meninggalnya sang istri. Menteri asal Sorkam, Tapanuli Tengah, ini juga menyebut perempuan yang dinikahinya setelah lulus kuliah tersebut telah berjuang sekuat tenaga melawan penyakit kanker yang diderita selama beberapa waktu terakhir.

"Kami sekeluarga ikhlas. Bahwa 51 hari dia berjuang di rumah sakit, bahkan terhitung sejak bulan Desember tanggal 20, dia melawan sakitnya. Malamnya [sehari sebelum meninggal dunia], dia mengerang kesakitan. Saya katakan, berjuanglah," ucap Yasonna, seperti dikutip dalam keterangan resmi.

Yasonna menyampaikan bahwa di tengah perjuangan melawan sakitnya, sang istri meminta agar dirawat di rumah demi bisa bertemu dengan cucu-cucunya

"Sebenarnya, dia selalu minta pulang. "Dua jam saja bawa saya pulang, dua jam saja. Mana cucu saya, bawa saya pulang, mana cucu saya"," kata Yasonna menirukan perkataan mendiang istrinya itu.

Seperti diketahui, almarhum istri Yasonna Laoly meninggal dunia di RS Medistra, Jakarta Selatan, pada Kamis (10/6/2021) sekitar pukul 15.25 WIB. Jenazah kemudian disemayamkan di Rumah Duka Sentosa RS Gatot Subroto untuk kemudian dimakamkan di pemakaman Sandiego Hills, Karawang.

Selama menikah dengan Yasonna Laoly, Elisye W. Ketaren dikaruniai empat orang anak. Mereka adalah Novrida Lisa Isabella Laoly, Francisca Putri Askari Laoly, Yamitema Tirtajaya Laoly, dan Jonathan Romy Laoly.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian yang sungguh besar untuk mengurus pemakaman Elisye W. Ketaren, ibu dari anak-anak kami, nenek dari cucu-cucu kami, dan istri saya tercinta. Seandainya ada kesalahan yang dilakukan istri saya, atas nama keluarga saya minta dimaafkan," kata menteri berusia 68 tahun tersebut.

Sumber : Bisnis.com