Harga Emas Perhiasan Naik, Emas 24 Karat Tembus Rp2,32 Juta per Gram
Harga emas perhiasan hari ini 4 Juli 2026 kembali naik. Emas 24 karat dijual hingga Rp2,32 juta per gram, simak daftar harga lengkapnya.
Seorang pasien dengan gangguan pernapasan berbaring di dalam mobil sambil menunggu untuk masuk rumah sakit Covid-19 untuk perawatan, di tengah penyebaran Covid-19 di Ahmedabad, India, Kamis (22/4/2021)./Antara-Reuters\r\n\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah studi baru mengungkapkan berapa lama antibodi bertahan setelah Anda terinfeksi oleh virus corona.
Studi itu disampaikan oleh University College London dengan nama "Vivaldi".
Ditinjau secara kritis oleh ilmuwan lain, makalah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Lancet Healthy Longevity menambah kedalaman pengetahuan yang sekarang diketahui tentang virus SARS-CoV-2. Dr Maria Krutikov dan timnya menemukan bahwa antibodi Covid dapat bertahan hingga 10 bulan setelah infeksi awal. Ini berarti bahwa kemungkinan terinfeksi ulang dalam jangka waktu tersebut sangat tipis.
Dr Krutikov mengomentari temuan ini benar-benar berita baik bahwa infeksi alami melindungi terhadap infeksi ulang dalam periode waktu ini. "Risiko terinfeksi dua kali tampaknya sangat rendah." ujarnya dilansir dari Express.
Tim peneliti mengamati lebih dari 2.000 penghuni dan staf panti jompo antara Oktober 2020 dan Februari 2021.
Investigasi mereka melibatkan membandingkan mereka yang memiliki bukti antibodi dari infeksi virus corona sebelumnya hingga 10 bulan sebelumnya, dan mereka yang belum pernah terinfeksi sebelumnya.
Faktanya, penelitian tersebut mengusulkan bahwa penduduk dengan infeksi sebelumnya 85 persen lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi dalam periode percobaan empat bulan dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki virus corona sebelumnya.
Sementara itu, staf yang memiliki infeksi Covid sebelumnya 60 persen lebih kecil kemungkinannya untuk jatuh sakit lagi dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah terinfeksi.
Salah satu batasan penelitian ini adalah bahwa tingkat infeksi ulang Covid tidak dapat dibandingkan antara penghuni panti jompo dan staf.
Ini karena staf mungkin telah mengakses pengujian di luar rumah perawatan, yang mengarah ke hasil positif yang tidak dimasukkan dalam penelitian.
BACA JUGA: Batal Berangkat ke Tanah Suci, 5 Calhaj Asal Kulonprogo Cabut Biaya Pelunasan Haji
Juga, penduduk yang dites positif antibodi Covid "kemungkinan mewakili kelompok yang sangat kuat", setelah selamat dari gelombang pertama pandemi.
Dr Krutikov merasa diyakinkan bahwa "infeksi Covid sebelumnya memberikan perlindungan tingkat tinggi untuk penghuni rumah perawatan".
"Temuan ini sangat penting karena kelompok rentan ini belum menjadi fokus banyak penelitian," tambahnya.
Detail studi yang lebih baik
Tes darah antibodi dilakukan pada 682 warga, yang rata-rata berusia 86 tahun, pada Juni dan Juli tahun lalu.
Warga yang mengambil bagian dalam penyelidikan berasal dari 100 panti jompo di seluruh Inggris.
Ada 1.429 staf panti jompo yang juga menjalani tes darah untuk antibodi Covid.
Sekitar sepertiga peserta dites positif antibodi, menunjukkan bahwa mereka sebelumnya telah terinfeksi oleh Covid.
Sembilan puluh hari setelah sampel darah dianalisis, para peneliti melakukan tes PCR pada subjek.
Jendela 90 hari sengaja diberlakukan untuk memastikan tes PCR tidak mendeteksi infeksi Covid awal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga emas perhiasan hari ini 4 Juli 2026 kembali naik. Emas 24 karat dijual hingga Rp2,32 juta per gram, simak daftar harga lengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia sejak dini hari hingga malam. Cek jadwal YIA-Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Palur, Solo hingga Stasiun Jogja. Cek jam kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, termasuk jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.