Advertisement
Mayoritas Pasien Covid-19 Meninggal karena Gagal Napas
Sejumlah tenaga kesehatan membawa peti berisi jenazah di halaman RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (24/9/2020). - Antara/FB Anggoro
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Subbidang Optimalisasi Fasilitas Kesehatan Satgas Covid-19 Fathiyah Isbaniyah mengatakan berdasarkan hasil kajian audit mortalitas pada periode Mei - September 2020, sebagian besar pasien Covid-19 meninggal akibat gagal napas.
“Oleh sebab itu, tata laksana pendekatan pada kasus Covid-19 dengan pneumonia derajat berat atau kritis adalah dengan pemberian terapi oksigen,” kata Fathiyah dikutip dari YouTube BNPB, Jumat (4/6/2021).
Advertisement
Walhasil, Satgas meminta kepada seluruh fasilitas kesehatan, terutama rumah sakit rujukan Covid-19 untuk memperkuat peralatan terapi oksigen seperti ventilator.
"Pengetahuan dokternya juga harus dioptimalkan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, sebagai langkah konkret, Satgas Covid-19 melalui BNPB, Kementerian Kesehatan dan pihak terkait lainnya telah melakukan peningkatan pengetahuan atau ilmu terkait tata laksana penanganan pasien Covid-19 mulai yang bergejala sedang hingga berat.
Adapun, secara hasil kajian mortality audit yang dilakukan Satgas di 10 RS rujukan dan 9 RS nonrujukan di DKI Jakarta serta 14 RS rujukan dan 7 RS non-rujukan di Jatim pada Mei - September 2020 didapatkan hasil rerata kematian mencapai 50 persen.
Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander K. Ginting menyampaikan bahwa kajian itu dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan peningkatan angka kematian akibat Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Isu Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Begini Respons Wamenkeu
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Waspada! Undangan Bimtek BGN 2026 Ternyata Hoaks
- Update Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini dari Tugu ke Palur
- Hardiknas 2026: Mendikdasmen Dorong Deep Learning
- Film Suamiku Lukaku Angkat KDRT, Acha Septriasa Jadi Amina
- Jadwal KRL Solo Jogja 2 Mei 2026, Selengkapnya di Sini
- PSS Sleman Bidik Promosi Super League, Hadapi PSIS di Laga Penentuan
- Awan Pelangi Bogor Viral, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Advertisement
Advertisement









