Advertisement
Kisah Sulastri, Bakul Soto yang 6 Kali Kemalingan tapi Tak Pernah Lapor Polisi

Advertisement
Harianjogja.com, KLATEN—Sulastri, 71, penjual soto di Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah sudah berulang kali menjadi korban pencurian. Hingga saat ini, Sulastri sudah enam kali menjadi korban pencurian.
Sulastri lahir Mojosongo, Kabupaten Boyolali. Sejak 11 tahun terakhir, Sulastri mengais rezeki sebagai bakul soto di pinggir Jl. Bypass Klaten, tepatnya di Jamalan, Kelurahan Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah. Sehari-harinya, Sulastri juga tidur di warung tersebut.
Advertisement
BACA JUGA: Sering Diprotes di Medsos, Wisata DIY Wajib Berbenah
Sulastri mencari lokasi berjualan soto di pinggir Jl. Bypass agar warungnya ramai dikunjungi pembeli. Ternyata warung sotonya tersebut juga sering menjadi incaran pencuri. Sulastri yang memperoleh omzet tak pasti setiap harinya mengaku sudah menjadi langganan menjadi korban pencurian sejak empat tahun terakhir. Sepanjang waktu tersebut, Sulastri sudah enam kali menjadi korban pencurian.
"Kerugian yang saya alami berbeda-beda [setiap kejadian pencurian]," kata Sulastri, di warungnya di Jl. Bypass Klaten, Rabu (2/6/2021).
Sulastri menyebutkan enam kali pencurian itu berlangsung dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Pada pencurian pertama, yakni munculnya seorang laki-laki yang berpura-pura membeli nasi soto dan es teh. Saat dibikinkan soto, ternyata laki-laki tak dikenal itu mengambil uang Rp900.000 milik Sulastri.
Berikutnya, Sulastri pernah kehilangan uang Rp700.000 (kejadian kedua), Rp600.000 (kejadian ketiga), Rp600.000 (kejadian keempat), Rp250.000 (kejadian kelima), sejumlah uang yang ditaruh di blek warna hitam, terakhir korban pencurian dengan kerugian di atas Rp2 juta, Rabu (2/6/2021) pagi.
BACA JUGA: Belajar Sejarah Jogja & Objek Wisata dalam Usapan di Ponsel
"Saya itu enggak pernah lapor polisi. Kalau ada yang dicuri, ya sudah diikhlaskan saja. Diserahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebelum pencurian hari ini, saya sempat dihipnotis orang. Waktu itu, saya tak hafal secara detail kerugian yang saya alami," katanya.
Sulastri mengatakan kali terakhir menjadi korban pencurian, Rabu (2/6/2021) pukul 05.00 WIB. Saat tersebut, Sulastri, 71, pergi meninggalkan warung untuk membeli tempe, kubis, dan seledri di Pasar Candi di Klaten. Pasar tersebut berjarak kurang lebih 1,5 kilometer dari warung soto milik Sulastri. Setelah selesai membeli tempe, Sulastri, kembali ke warung sotonya. Tiba di depan warungnya, Sulastri dikagetkan dengan gembok pintu warung dalam kondisi rusak. Begitu dicek di bagian dalam, ternyata sejumlah barang dan uang raib diembat pencuri. Beberapa barang yang hilang itu, seperti tiga tabung gas melon, beras seperempat kilogram, sejumlah bungkus rokok, dan uang senilai Rp700.000.
"Saya perjalanan ke pasar lalu pulang ke warung membutuhkan waktu 15 menit. Mungkin pencurinya itu sudah tahu kalau saya sedang ke pasar. Meski semuanya dicuri, saya tetap berjualan soto. Tadi, saya pinjam tabung gas melon milik tetangga terlebih dahulu," katanya.
BACA JUGA: Selter untuk Orang Telantar di Bantul Ditarget Beroperasi November 2021
Salah seorang pembeli soto bikinan Sulastri, yakni Yuli, 41, mengatakan masakan Bu Sulastri dikenal sangat enak. Tak heran, dirinya selalu makan siang di warung soto Sulastri setiap harinya.
"Saya sudah langganan di sini sejak lima tahun terakhir. Soto bikinan Bu Lastri memang enak. Saya pun ikut kasihan saat mendengat warung Bu Lastri dibobol maling hari ini. Pencurinya itu kebangetan. Masak, semuanya diambil, seperti uang, beras, gas melon, dan rokok," kata Yuli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Balon Udara Liar di Wonosobo Meresahkan, Polisi Temukan Tanpa Pengikat di Tiga Lokasi
- Sejumlah Kepala Negara Ucapkan Selamat Idulfitri kepada Presiden Prabowo
- Tanah Longsor di Jalan Raya Jalur Cangar-Pacet Mojokerto Menimpa Kendaraan, 10 Orang Meninggal Dunia
- Mgr. Petrus Turang, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Wafat, Presiden Melayat ke Katedral Jakarta
- Arus Balik, 16.700 Orang Telah Tiba di Stasiun Gambir
Advertisement

Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini, Sabtu 5 April 2025, Berangkat dari Stasiun Lempuyangan hingga Purwosari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dompet Milik Penumpang Tertinggal di Gerbong Kereta Api Pangandaran, Berhasil Ditemukan Polsuska
- Pemerintah Klaim IKN Dikunjungi 12.900 Wisatawan dalam Sehari Saat Libur Lebaran 2025
- Aktivitas Kegempaan Gunung Gede Meningkat, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang
- Donald Trump Kenakan Tarif Tambahan 32 Persen, Jadi Ancaman Serius Sektor Perdagangan Indonesia
- Indonesia Terkena Tarif 32 Persen Donald Trump, Bapans Dorong Peningkatan Produksi Pangan Dalam Negeri
- Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
- Bansos PKH Tahap Kedua dan BNPT April Kapan Cair? Simak Status dan Cara Mencairkannya
Advertisement
Advertisement