Hari Penting 3 Agustus, Ada Sindrom Cloves hingga Kasus Korupsi Soeharto
Tanggal 3 Agustus adalah hari memperingati sindrom cengkih atau cloves di dunia. Sindrom ini biasanya muncul saat sejak lahir.
Diabetes adalah penyakit metabolik yang diakibatkan oleh meningkatnya kadar glukosa atau gula darah. Gula darah sangat vital bagi kesehatan karena merupakan sumber energi yang penting bagi sel-sel dan jaringan. /Klikdokter-Shuttlecock
Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi yang membuat masyarakat banyak beraktivitas di dalam rumah dan juga work from home (WFH), bisa menjadi penyebab gula darah atau diabetes semakin tak terkontrol.
Ahli endokrinologi Dr. Altamash Shaikh mengungkapkan sangat penting untuk mengelola diabetes Anda saat bekerja dari rumah. Sayangnya WFH berdampak negatif sekaligus positif bagi kesehatan. Salah satu dampak negatifnya adalah diabetes.
“WFH membuat penambahan berat badan, kelesuan, kecanduan ponsel, gaya hidup tidak sehat, pola makan yang buruk,” seperti dikutip dari Pink Villa, Selasa (25/5/2021).
Berikut beberapa tips untuk mengelola diabetes Anda selama WFH:
1. Tidur nyenyak dan sedikit lebih awal
Untuk kesehatan yang baik, maka Anda perlu tidur yang cukup. Kurang istirahat dan kebiasaan tidur yang buruk dapat mempengaruhi sensitivitas insulin dan kadar glukosa darah.
Itu dapat meningkatkan nafsu makan yang menghasilkan penambahan berat badan. Kurang tidur menyebabkan penurunan hormon pertumbuhan dan peningkatan kadar kortisol. Lebih baik tidur cukup setiap malam selama 7-8 jam.
2. Latihan untuk mengelola diabetes dan stres
Karena ruang terbatas, beberapa orang mungkin merasa dibatasi untuk berolahraga. Namun, WFH dan latihan dari rumah keduanya dimungkinkan.
Anda bisa melakukan spot walking atau jogging di rumah sendiri. Mereka yang merasa harus keluar bisa melakukan jalan cepat, jogging dengan menjaga jarak pergaulan wajib.
Lakukan latihan seperti push-up, pull-up, squat, crunch perut, lompatan di tempat, dll. Di rumah. Habiskan waktu berkualitas bersama keluarga dan teman melalui telepon atau video.
Jika Anda stres, maka itu mempengaruhi kadar glukosa. Manjakan dan cintai diri sendiri yang akan membantu membangun kedamaian batin sehingga stres akan terhindar. Meditasi dan yoga akan menjauhkan Anda dari stres.
3. Kelola asupan karbohidrat
Makan pada waktu yang tepat penting untuk pengurangan dan pemeliharaan berat badan. Untuk menjaga kadar glukosa mengatur makanan dengan tidur dan olahraga itu penting dan Anda perlu menyadarinya.
Tubuh kita memecah karbohidrat menjadi glukosa, dan kemudian insulin membantu tubuh menggunakan dan menyimpannya untuk energi. Ketika kita makan terlalu banyak karbohidrat atau jika kita memiliki masalah fungsi insulin, proses ini gagal dan terjadi peningkatan kadar glukosa secara tiba-tiba.
Untuk mengontrol kadar glukosa, kelola asupan karbohidrat dengan mengandalkannya dan perhatikan seberapa banyak Anda membutuhkannya. Rencanakan menu dan jenis makanan Anda dengan tepat untuk mengelolaan gula darah atau diabetes. Pantau kadar glukosa Anda secara teratur dan hubungi dokter keluarga Anda.
4. Tetap Terhidrasi
Minum cukup air untuk membantu menjaga kadar gula darah terkontrol dan risiko pengembangan gula tinggi menjadi rendah. Mencegah dehidrasi, membantu ginjal Anda mengeluarkan glukosa ekstra melalui urin.
Ingatlah untuk:
Mintalah rencana kesehatan.
Lakukan pemeriksaan rutin.
Berolahragalah setiap hari.
Buatlah pilihan yang sehat.
Hindari stress.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Tanggal 3 Agustus adalah hari memperingati sindrom cengkih atau cloves di dunia. Sindrom ini biasanya muncul saat sejak lahir.
Kemendikdasmen siapkan 150 ribu beasiswa S1/D4 untuk guru. Bantuan Rp3 juta per semester guna tingkatkan kualitas pendidikan nasional.
Ratusan biksu mengikuti prosesi pengambilan air berkah Waisak di Umbul Jumprit Temanggung. Ritual sakral ini jadi rangkaian penting Tri Suci Waisak.
Petani di Padukuhan Krajan, Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul menghasilkan rata-rata 11,3-11,6 ton Gabah Kering Panen (GPK) per hektare dari demonstrasi pl
Bappenas mendorong hilirisasi sawit berbasis riset dan teknologi. Produk inovatif seperti kosmetik hingga material industri jadi fokus.
Pemkab Sukoharjo membatasi penggunaan gawai anak dan pelajar. Siswa dilarang pakai HP saat belajar, orang tua wajib awasi di rumah.