Antisipasi Lonjakan Kendaraan ke Jakarta, 11 Titik Tes Antigen Disiapkan

Tes Antigen bertarif Rp105.000 dapat dilakukan di 29 stasiun kereta api. - KAI
16 Mei 2021 09:57 WIB Anitana Widya Puspa News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan tes antigen gratis bagi masyarakat khusus bagi pengguna roda 2 yang belum memiliki bukti bebas Covid-19 yang melintas di UPPKB Balonggandu, Karawang di 11 titik posko.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan bahwa hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperketat pergerakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan lintas wilayah.

Budi menyebutkan hal tersebut juga dilakukan sebagai antisipasi karena pada Sabtu (15/5/2021) sudah mulai terjadi lonjakan volume kendaraan dari arah timur ke barat terutama pada puncaknya yang diprediksi terjadi pada Minggu malam.

BACA JUGA : Terminal Giwangan Sediakan Swab Antigen Gratis

“Sesuai arahan Bapak Menteri Perhubungan hari ini kami akan memperketat pergerakan masyarakat yang akan kembali ke Jakarta,” ujarnya melalui siaran pers, Minggu (16/5/2021).

Pada prinsipnya, Kemenhub ingin semua masyarakat yang akan ke Jakarta adalah masyarakat yang sehat, tidak terpapar Covid-19. Untuk itu, semua pintu masuk Jakarta akan dilakukan rapid test antigen

Budi menjelaskan secara keseluruhan ada 11 titik di Jawa Barat yang didirikan posko pemeriksaan yakni Posko Nagreg lingkar Nagreg barat, Posko Cileunyi exit tol Cileunyi, Posko Cikopo yakni Cikopo, Posko Cirebon yakni exit tol Ciperna, Posko Karawang yakni Tanjung Pura, Posko Banjar, Cijolang, Posko Sukabumi di Cibolang.

Selanjutnya Lohbener Indramayu, UPPKB Balonggandu, Puncak Pass Cianjur, Posko Susukan Cirebon.

"Adapun posko tes acak ini merupakan hasil sinergi antar instansi seperti Kementerian Kesehatan, Kepolisian, TNI dan khusus untuk di UPPKB Balonggandu ditangani oleh tim Ditjen Perhubungan Darat dan melakukan pemeriksaan acak rapid test antigen kepada masyarakat pengendara sepeda motor," ujarnya.

Budi menjelaskan random check ini dilakukan karena setelah diinventarisasi ketersediaan alat rapid test dari Satgas Covid-19 maupun Kementerian Kesehatan harus dibagi agar merata. Walaupun dilakukan random sampling tetapi diharapkan pemeriksaan dilakukan terhadap mayoritas pelaku perjalanan.

BACA JUGA : Pemda DIY Fasilitasi Tes Antigen Gratis untuk Pemudik

Menurutnya, upaya ini adalah untuk memastikan bahwa masyarakat yang akan kembali ke Jakarta adalah orang yang sehat dan dapat melengkapi syarat perjalanan ataupun telah melakukan tes di wilayah masing-masing.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia