Advertisement

Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Kemenhub Usulkan Testing Intensif di Daerah Konsentrasi

Rahmi Yati
Rabu, 12 Mei 2021 - 08:57 WIB
Nina Atmasari
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Kemenhub Usulkan Testing Intensif di Daerah Konsentrasi Polri melakukan pemeriksaan kendaraan minibus yang diduga travel gelap dan hendak membawa pemudik di TL Perintis Kemerdekaan, Jakarta Utara, Kamis (6/5/2021) malam. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @tmcpoldametro

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Meski Pemerintah menetapkan larangan untuk mudik, Kementerian Perhubungan tetap akan melakukan antisipasi lonjakan pergerakan pada arus balik. Kemenhub memprediksi akan terjadi lonjakan pada H+2 Idulfitri 1442 H/2021.

“Ada dua hal yang kami usulkan untuk mengantisipasi potensi lonjakan pada arus balik," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam siaran pers, Selasa (11/5/2021).

Advertisement

Pertama, ujarnya, mengimbau masyarakat untuk menunda kepulangan supaya tidak bertemu di satu tempat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan penumpukan.

Kedua, lanjutnya, Budi mengusulkan dilakukan testing yang intensif di berbagai tempat yang konsentrasinya besar seperti di Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Jogja, Semarang, Cirebon, Jakarta bahkan yang dari Sumatra di Bakauheni.

"Kami mengusulkan kepada Menko Perekonomian dan Menkes [Menteri Kesehatan] untuk memberikan tes Covid-19 gratis bagi mereka yang melakukan perjalanan melalui darat. Sementara untuk perjalanan transportasi lain akan diberlakukan pengetatan syarat perjalanan seperti pada masa pra peniadaan mudik,” tutur Menhub.

Sebelumnya, Budi telah melakukan evaluasi sementara terkait pelaksanaan kebijakan peniadaan mudik dan pengendalian transportasi 6-17 Mei 2021.

Adapun hasil dari evaluasi yang dilakukan hingga Senin (10/5/2021) tersebut antara lain, pertama, secara umum penerapan pengendalian transportasi hingga 10 Mei 2021 berjalan dengan baik. Terlihat dari jumlah pergerakan penumpang yang menurun cukup signifikan di semua moda transportasi.

Kedua, berkaitan dengan pergerakan transportasi untuk melayani kegiatan nonmudik yang dikecualikan. Budi menyebut hal ini juga dapat dikendalikan dengan baik termasuk angkutan logistik yang pergerakannya tetap berjalan seperti biasanya.

Ketiga, terkait adanya kepulangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari dari Malaysia yang pulang dari wilayah Kepulauan Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara, Budi mengaku Kemenhub telah berkoordinasi dengan operator transportasi untuk menyiapkan kapal-kapal dan juga bus untuk mengangkut mereka sampai ke tempat tujuan akhir mereka.

Advertisement

Terakhir, di dalam rapat terbatas yang digelar kemarin, telah disetujui bahwa tidak ada lagi penerbangan carter dari luar negeri yang beroperasi melayani tenaga kerja asing selama masa peniadaan mudik hingga 17 Mei 2021. Menhub juga meminta para tenaga kerja asing untuk menunda perjalanannya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

32 Tim DIY-Jateng Bertarung di Festival Sepak Bola Anak KU-10

Jogja
| Sabtu, 25 Juni 2022, 17:07 WIB

Advertisement

alt

Daftar 10 Kota Paling Layak Huni di Dunia

Wisata
| Sabtu, 25 Juni 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement