KA Bathara Kresna Tabrak Batik Solo Trans, Wali Kota Gibran Tanggapi Lewat Medsos

Kecelakaan antara KA Bathara Kresna dengan BST di Solo viral di media sosial. - Ist/ tangkapan layar video @agendasolo
09 Mei 2021 14:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SOLO- Kereta Api Bathara Kresna relasi bertabrakan dengan Batik Solo Trans (BST) terjadi di simpang Graha Wisata Niaga, Sriwedari, Jalan Slamet Riyadi, Sabtu (8/5/2021).

Video kejadian itu langsung viral di sejumlah media sosial (medsos) Instagram salah satunya @agendasolo dan mendapat beragam komentar dari warganet, termasuk Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

"Mohon maaf. Akan kami evaluasi," tulis Gibran dalam akun @gibran_rakabuming.

Tanggapan itu langsung mendapat respon dari warganet lainnya. "@gibran_rakabuming sekedar saran, pak wali. Bagaimana kalo BST dibuat searah dgn arus kendaraan, jangan contra flow, karena resikonya besar. Matur nuwun," tulis @petrusronaldzend.

Baca juga: Petugas Bantah Penyekatan Masuk Kota Jogja Longgar

Atas masukan itu, putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut langsung memberikan jawaban. "Nanti kami evaluasi lagi. Keputusan Slamet Riyadi jadi contra flow kan sudah ada sebelum saya menjabat," paparnya.

Sebelumnya, dalam kejadian yang kemudian viral di sejumlah akun media sosial (medsos) Instagram, nampak BST yang berjalan di lajur contra flow dari arah timur ke barat sedang berhenti.

Baca juga: Ditinggal di Atas Sepeda Motor di Pinggir Jalan Piyungan, Sebuah Laptop Raib

Sementara KA Bathara Kresna dari arah berlawanan melaju pelan. Sebagai informasi, rel kereta memang berada tepat di sisi selatan Jalan Slamet Riyadi.

Diduga posisi bus yang terlalu ke pinggir rel, kecelakaan pun tak dihindarkan. Spion kereta api dan BST saling berbenturan hingga terlepas.

Dari informasi yang didapat, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, video itu langsung viral dan mendapat beragam komentar dari warganet.

Sumber : Suara.com