Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Ilustrasi beasiswa LPDP/JIBI-Istimiewa-lpdp
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka program beasiswa Layanan Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP). Pendaftaran program dilakukan secara daring mulai 4 Mei – 1 Juni 2021.
Pada tahun ini, LPDP membuka kesempatan bagi lulusan S1/D4 yang ingin melanjutkan ke tahap S2 serta lulusan S2 yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke S3.
LPDP merupakan badan yang menyelenggarakan program beasiswa magister/doktoral untuk putra-putri terbaik Indonesia, pendanaan riset komersial/implementatif untuk mendorong inovasi, serta rehabilitasi fasilitas pendidikan yang rusak karena bencana alam.
Dilansir dari laman resmi LPDP, terdapat 2 gelombang yang dibuka oleh Kemenkeu untuk pendaftaran beasiswa ini. Berikut tanggal, syarat pendaftaran dan cara daftarnya:
Tanggal Pendaftaran gelombang pertama
Catatan : Informasi pendaftaran beasiswa Afirmasi info akan menyusul.

Gelombang Kedua
Cara Pendaftarnya
Syarat Pendaftaran
Berikut adalah syarat yang harus anda siapkan untuk mendaftar beasiswa LPDP tahun ini:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.