Residivis Pembacokan Solo Ditangkap, Korban Remaja Terluka
Polresta Solo menangkap residivis pelaku pembacokan remaja di Sangkrah dan Grogol. Korban mengalami luka bacok akibat celurit.
Ilustrasi beasiswa LPDP/JIBI-Istimiewa-lpdp
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka program beasiswa Layanan Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP). Pendaftaran program dilakukan secara daring mulai 4 Mei – 1 Juni 2021.
Pada tahun ini, LPDP membuka kesempatan bagi lulusan S1/D4 yang ingin melanjutkan ke tahap S2 serta lulusan S2 yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke S3.
LPDP merupakan badan yang menyelenggarakan program beasiswa magister/doktoral untuk putra-putri terbaik Indonesia, pendanaan riset komersial/implementatif untuk mendorong inovasi, serta rehabilitasi fasilitas pendidikan yang rusak karena bencana alam.
Dilansir dari laman resmi LPDP, terdapat 2 gelombang yang dibuka oleh Kemenkeu untuk pendaftaran beasiswa ini. Berikut tanggal, syarat pendaftaran dan cara daftarnya:
Tanggal Pendaftaran gelombang pertama
Catatan : Informasi pendaftaran beasiswa Afirmasi info akan menyusul.

Gelombang Kedua
Cara Pendaftarnya
Syarat Pendaftaran
Berikut adalah syarat yang harus anda siapkan untuk mendaftar beasiswa LPDP tahun ini:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Polresta Solo menangkap residivis pelaku pembacokan remaja di Sangkrah dan Grogol. Korban mengalami luka bacok akibat celurit.
Hasto Kristiyanto berharap kedekatan Prabowo dan Megawati menjadi momentum membahas isu strategis serta memperkuat persatuan nasional.
Mathew Baker dipastikan bergabung dengan Timnas U19 Indonesia mulai semifinal ASEAN U19 2026 setelah lebih dulu memperkuat timnas senior.
Hizbullah mengklaim melancarkan 21 serangan terhadap pasukan dan fasilitas militer Israel di Lebanon selatan dan Israel utara pada 31 Mei 2026.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Gulurejo, Kulonprogo dikebut dengan 1.200 pekerja dan sistem tiga shift. Ditargetkan rampung 20 Juni 2026.
Dugaan keracunan laut menjadi fokus penyelidikan setelah dua hiu paus terdampar beruntun di pesisir Cilacap selama Mei 2026.