Advertisement
Kasus Covid-19 India Mengganas, 8 Ekor Singa Juga Positif
Hewan singa. - Antara/Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah India pada Selasa (4/5/2021) menyatakan delapan singa Asia di kebun binatang India terbukti positif Covid-19. menambahkan tidak ada bukti bahwa hewan dapat menulari penyakit ke manusia.
Otoritas kebun binatang di Negara Bagian Hyderabad berbagi sampel dengan laboratorium penelitian pemerintah pada 24 Maret setelah singa-singa itu menunjukkan tanda-tanda gangguan pernapasan.
Advertisement
Hasil tes muncul di tengah lonjakan tajam infeksi Covid-19 di kalangan manusia di India.
"Berdasarkan pengalaman dengan hewan kebun binatang di mana pun di dunia yang pernah mengalami positif SARS-CoV-2 tahun lalu, tidak terdapat bukti faktual bahwa hewan mampu menulari penyakit lebih jauh ke manusia," demikian Kementerian Lingkungan, Hutan dan Perubahan Iklim.
Nehru Zoological Park pun kini ditutup.
India melaporkan lebih dari 300.000 kasus harian Covid-19 selama 13 hari berturut-turut dan kini mencapai 20 juta kasus secara keseluruhan, tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Survei: 68 Persen Warga AS Khawatir Konflik dengan Iran
- Alumni UNS Kumpul Bangun Jejaring dan Kolaborasi Strategis
- Perundingan Iran-AS Buntu, Pakistan Siap Lanjutkan Mediasi
- Hujan Lebat dan Petir Mengintai Sejumlah Wilayah Hari Ini
- Bupati Tulungagung Pakai Surat Pernyataan Mundur untuk Peras Pejabat
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Salah Urutan Bisa Bikin Cedera, Ini Cara Latihan yang Aman
- Pemerintah Buka Peluang untuk Subsidi Motor Listrik Lagi
- Bukan Rudal, Cahaya di Langit Malang Diduga Sampah Antariksa
- Hujan Lebat dan Petir Mengintai Sejumlah Wilayah Hari Ini
- 3 Kebiasaan Pagi yang Bantu Turunkan Tekanan Darah
- DPRD Jogja Gelar Penghormatan Terakhir untuk Adrian Subagyo
- Justin Bieber Dihujat di Coachella 2026, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement









