Komisi III DPR Dukung Prabowo Larang Total Vape untuk Cegah Narkoba
Komisi III DPR mendukung wacana Presiden Prabowo melarang total vape untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan melindungi generasi muda.
Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza (kiri) bersama Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani (kanan) menunjukkan PCR Test Kit yang disumbangkan ke Pemkot Tangerang Selatan untuk penanganan Covid-19 di Puspiptek, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (4/6/2020)/Antara Foto-Muhammad
Harianjogja.com, JAKARTA - Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengabarkan lembaganya telah menghasilkan inovasi alat kesehatan untuk melakukan tes cepat deteksi antibodi kuantitatif dan Rapid Diagnostic Test (RDT) antigen.
Menurutnya, kehadiran inovasi itu sekaligus menjawab arahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan temuan, khususnya di tengah masa pandemi Covid-19.
"Di tengah masa vaksinasi yang dilakukan di berbagai wilayah, kemunculan alat kesehatan untuk melakukan deteksi antibodi kuantitatif dan Rapid Diagnostic Test antigen ini semoga dapat menjadi bukti bahwa BPPT mengikuti arahan Presiden Joko Widodo yang meminta untuk berburu inovasi," kata Hammam, dalam keterangan tertulis yang diterima Antara, di Jakarta, Minggu (5/2/2021).
BACA JUGA : Ini Lokasi Rapid Test Antigen Drive Thru di Jogja
Hammam mengatakan inovasi deteksi antibodi kuantitatif memiliki fungsi untuk mengukur kadar antibodi yang terbentuk setelah menjalani vaksinasi Covid-19.
Dia mengatakan vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kebutuhan masyarakat, serta upaya pemerintah dalam pengendalian pandemi Covid-19. Usai melakukan vaksinasi Covid-19, kata dia, belum diketahui apakah antibodi sudah tercipta di dalam tubuh.
Oleh karenanya melalui alat tes cepat deteksi antibodi pasca-vaksinasi itu, maka dapat diketahui apakah vaksinasi yang dilakukan pada seseorang telah menghasilkan antibodi.
Dengan adanya adanya perangkat tes (test kit) deteksi antibodi kuantitatif itu, Hammam berharap program vaksinasi bisa berjalan lancar.
Perangkat tes itu juga diharapkan melihat kemampuan kekebalan kelompok (herd immunity) sejak dini kepada masyarakat, usai pemberian vaksin.
BACA JUGA : Ini Perbedaan Harga Rapid Test Antigen, Rapid Test Antibodi
"Kami akan segera luncurkan test kit antibodi ini, dan mendorong kesuksesan program vaksinasi. Dengan program vaksinasi yang massif dan terukur, maka diharapkan akan segera terbentuk herd immunity, dan herd imunity pun harus kita monitor dari waktu ke waktu," katanya.
Pihaknya terus melanjutkan kegiatan inovasi untuk penanganan Covid-19, yang berfokus pada kegiatan pelacakan (tracking), pengujian (testing) dan pengobatan (treatment).
Hingga saat ini, sejumlah produk riset dan inovasi yang diciptakan BPPT dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 antara lain mencakup kit deteksi antibodi kuantitatif, RDT antigen Covid-19, prototipe Direct Digital Radiography untuk deteksi Covid-19.
Kemudian, laboratorium BSL-2 stasioner, ventilator ICU, herbal imunostimulan, aplikasi kecerdasan artifisial untuk deteksi Covid-19, pengurutan genom virus menyeluruh, database dan aplikasi kecerdasan artifisial untuk identifikasi dan pemanfaatan mikroba Indonesia, dan database bioprospeksi tanaman untuk pengembangan obat berbasis kecerdasan artifisial, demikian Hammam Riza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komisi III DPR mendukung wacana Presiden Prabowo melarang total vape untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan melindungi generasi muda.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Alibaba resmi meluncurkan Qwen3.8-Max, model AI 2,4 triliun parameter dengan kemampuan coding otonom, multimodal, dan context window 1 juta token.
Forbes memperbarui daftar orang terkaya dunia per 3 Agustus 2026. Elon Musk masih memimpin dengan kekayaan Rp12.416 triliun, diikuti Larry Page dan Jeff Bezos.
Massive Attack mengaku ditahan dan diinterogasi di Singapura setelah mengibarkan bendera Palestina saat konser. Dua anggota juga dicekal masuk kembali.