Tiga ASN Jayawijaya Ditembak, KemenHAM Minta Pelaku Dihukum
KemenHAM meminta penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya diusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai hukum yang berlaku.
Barang bukti sabu-sabu di Mapolres Bantul, Selasa (3/3/2020). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, SURABAYA - Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir membenarkan adanya lima oknum polisi anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang dibekuk saat sedang asyik ikuti pesta sabu.
Isir menjelaskan, tak hanya lima oknum polisi saja yang diamankan, namun terdapat juga tiga lainnya yang merupakan warga sipil. Delapan orang tersebut diamankan oleh Div Propam Mabes Polri dan Bid Propam Polda Jatim.
"Oknum lima personel yang diamankan yakni, Iptu EJ, Iptu MS, Aipda AP, Brigadir S dan Brigadir IS. Sedangkan warga sipil yang turut diamankan yakni, CC, D dan IS," kata Isir dalam keterangannya, Sabtu (1/5/2021).
"Delapan orang ini diamankan di Hotel Midtown," sambungnya.
Dalam proses penindakan tersebut ditemukan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 27,4 Gram, 8 butir happy five dan satu butir ekstasi. Barang bukti sabu saat ditemukan di lokasi, saat ini masih dalam pendalaman oleh Bid Propam Polda Jatim.
"Sampai saat ini lima anggota Polri dari Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman," tuturnya.
Baca juga: Duh...Ada Ribuan Pelintasan Kereta Api Tak Dijaga
Sementara lima anggota polri yang sudah dilakukan tes urine, empat orang positif dan satu orang masih dilakukan pendalaman melalui pemeriksaan laboratorium.
"Sanksi terhadap oknum polri sesuai dengan pasal 112 dan 114, dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KemenHAM meminta penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya diusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai hukum yang berlaku.
BMKG menegaskan tangkapan layar akun @infobmkg yang beredar di media sosial merupakan hasil rekayasa dan memicu kesalahpahaman.
Harga masker tertekan setelah erupsi Anak Krakatau. Stok ritel menipis, tetapi kapasitas produksi dalam negeri masih sangat longgar.
Penumpang KA Bandara YIA PSO mencapai 1,23 juta orang hingga Agustus 2026, naik 2,97% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tim SAR masih mendalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau yang diduga berkaitan dengan lima jurnalis hilang kontak.
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.