Advertisement
Waduh! 8.000 Orang Terancam Kehilangan Kartu Prakerja

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pihak Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menyampaikan ada lebih dari 8.000 orang yang terancam dicabut kepesertaannya.
Head Communications PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan kurang dari lima jam sebelum batas akhir pembelian pertama bagi peserta Kartu Prakerja gelombang 16 dan masih ada lebih dari 8.000 orang yang terancam dicabut kepesertaannya.
Advertisement
"Kami mengimbau mereka untuk segera melakukan pembelian pelatihan di salah satu dari tujuh platform digital yang dapat diakses melalui dashboard peserta," jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (29/6/2021).
Diberitakan sebelumnya, manajemen telah mencabut kepesertaan sebanyak 35.809 orang dari gelombang 12 sampai 15. Alasannya, mereka tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai peserta.
Adapun batas akhir pembelian pelatihan pertama untuk gelombang 16 akan jatuh pada, Kamis (29/4/2021).
Baca juga: Empat Layanan Kependudukan Ini Bisa Ditemukan di Jogja Smart Service
“Begitu banyak orang yang ingin bergabung dengan Program Kartu Prakerja. Jangan sia-siakan kesempatan yang sudah ada di dashboard,” jelas Louisa Tuhatu pada pekan lalu
Apabila kepesertaan telah dicabut, hal itu sangat disayangkan. Di sisi lain, pelaksana Kartu Prakerja akan membuka gelombang 17 untuk memulihkan yang statusnya telah dicabut.
“Jadi bukan penambahan kuota. Jadwalnya setelah kami selesai melakukan rekonsiliasi data, segera kami kabari,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Lowongan Hakim Ad-Hoc untuk Buruh dan Apindo, Ini Syarat dan Gajinya
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Tersangka Korupsi Kredit LPEI Hendarto Gunakan Rp150 M untuk Berjudi
- Polri Bakal Dapat Anggaran dari APBN Senilai Rp145,6 Triliun
- KPK Duga Kerabat Immanuel Ebenezer Pindahkan Mobil dari Rumah Dinas
- Imbas Demo dan Kematian Ojol, Kericuhan Warga Meluas ke Otista Jaktim
- Pasha Melayat ke Rumah Duka Affan Kurniawan
- Petugas Sekat Arus Lalu Lintas ke Arah Mako Brimob Kwitang
- Petugas di Mako Brimob Kwintang Dilempari Batu oleh Demonstran
Advertisement
Advertisement