Gelombang 4 Meter Mengintai Pesisir DIY, BMKG Minta Nelayan Waspada
BMKG Yogyakarta mengimbau nelayan dan wisatawan mewaspadai gelombang tinggi hingga empat meter pada 24-27 Agustus 2026.
La Nyalla Mattaliti. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah tokoh merapat ke mantan kader Partai Amanat Nasional (PAN) Yuni Astuti, beberapa hari setelah menyatakan mundur dari proses pergantian antar waktu (PAW) menggantikan Hanafi Rais di DPR.
Sejumlah tokoh nasional antara lain Ketua DPD RI La Nyalla Mattaliti, anggota DPD RI dari Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Fahrul Razi dan anggota DPD RI dari Sulawesi SelatanAndi M Ihsan. Selain itu ada Bupati Gunungkidul Sunaryanta dan Bupati Kulonprogo Sutedjo. Mereka berkumpul di Kediaman Yuni Astuti, Ndalem Sambisari, Kalasan, Sleman, Sabtu (25/4/2021) petang.
La Nyalla Mattaliti mengatakan kedatangannya menemui Yuni Astuti secara langsung untuk memberikan amanat guna menjadi Ketua La Nyalla Academia untuk wilayah DIY. Ia meyakini sosok Yuni Astuti mampu membawa organisasi memberikan manfaat kepada masyarakat. Mengingat selama ini sudah banyak terjun ke aktivitas sosial.
“Harapannya bisa membawa energi positif untuk membantu masyarakat, kami berharap juga bisa bersinergi dengan pimpinan daerah serta pihak-pihak lain di DIY. Kami percaya dengan tingginya jiwa sosial Ibu Yuni Astuti akan mampu membawa La Nyalla Academia DIY menjadi organisasi yang lebih besar,” katanya.
Yuni Astuti menyatakan kesiapannya bergabung dengan La Nyalla Academia. Ia menerima ajakan tokoh DPD RI itu karena memiliki kesamaan visi dan misi dengan Yayasan La Nyalla Academia dengan berbagai aktivitasnya yang sering bergerak di bidang sosial.
“Kalau menurut timnya Pak Nyalla, alasan menunjuk kami karena kami sering berbagi, seperti kegiatan baksos, baik secara pribadi maupun organsiasi. Ada kesamaan visi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta memberikan respons positif keberadaan La Nyalla Academia di DIY. Harapannya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. “Saya datang, saya rasa tidak ada masalah adanya kelompok paguyuban seperti La Nyalla Academia, sah-sah saja, saya di sini diundang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMKG Yogyakarta mengimbau nelayan dan wisatawan mewaspadai gelombang tinggi hingga empat meter pada 24-27 Agustus 2026.
BPBD DIY menyiapkan dukungan anggaran menghadapi puncak kekeringan Agustus-September 2026. Gunungkidul sudah salurkan 484 tangki air.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut kabut asap karhutla mulai mereda. Transportasi darat, laut, dan udara di Kalimantan tetap beroperasi.
Rencana regrouping SDN Hargomulyo dengan SDN Banjaran ditolak warga. Disdikpora Kulonprogo akan meninjau ulang kebijakan tersebut.
GAIA Cosmo Hotel Yogyakarta berharap aksi solidaritas tersebut dapat menginspirasi lebih banyak pihak, baik dari sektor swasta maupun masyarakat luas
Apindo dan buruh menyebut sebagian besar substansi RUU Ketenagakerjaan telah selaras dan mendorong aturan yang menciptakan lapangan kerja.