Advertisement
Kunjungi Gamplong, Menteri Sandiaga: Berasa di Hollywood
Menparekraf identifikasi dampak teror bom terhadap sektor pariwisata. - Ist/Birkom Kemenparekraf
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno berharap Studio Alam Gamplong di Kabupaten Sleman mampu melahirkan para sineas nasional peraih Piala Oscar.
"Saya melihat calon-calon menuju Piala Oscar ada di sini. Road to Oscar," kata Sandiaga saat mengunjungi Studio Alam Gamplong di Dusun Gamplong, Desa Sumberrahayu, Moyudan, Sleman, Jumat (2/4/2021).
Advertisement
Menparekraf optimistis berbagai aktivitas produksi film epik nasional di studio besutan sutradara Hanung Bramantyo itu mampu mengantarkan industri film di Tanah Air mendunia.
Sandiaga juga mengapresiasi para pelaku perfilman di studio itu yang hingga kini tetap produktif dan bertahan di tengah pandemi COVID-19.
Tak sekadar menjadi saran produksi film, menurut dia, tempat itu, bahkan merangkap sebagai objek wisata edukasi di bidang perfilman.
"Saya merasa seperti di Universal Studio [Hollywood] versi Gamplong. Ini jadi inspirasi kita bahwa di tengah pandemi tetap bisa eksis tanpa sentuhan pemerintah," kata dia, selepas melihat-lihat sejumlah set syuting film di studio itu.
Oleh sebab itu, ia mendorong para pelaku ekonomi kreatif di bidang perfilman di Tanah Air menggunakan studio film seluas lebih kurang 2,5 hektare itu.
"Sehingga industri perfilman kita bisa lebih berdaya saing, bisa lebih kompetitif, dan ongkos produksinya lebih bisa ditekan," kata dia.
Sementara itu, Hanung Bramantyo menuturkan terealisasinya pendirian Studio Alam Gamplong tidak lepas dari dorongan Pemerintah Desa Gamplong serta dukungan masyarakat setempat.
Hanung mengaku tercetus membuat lokasi syuting film sendiri setelah merasa kesulitan menembus perizinan di sejumlah tempat kala syuting film-film berlatar belakang sejarah.
Selain itu, ia juga ingin set syuting film yang telah dibangun tidak ditinggalkan dan dibongkar begitu saja, namun dapat dimanfaatkan untuk syuting film-film lainnya sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.
"Sebagaimana dilakukan Hollywood, di mana setiap membuat set pasti akan menjadi tempat atraksi dan bisa digunakan untuk film-film lainnya," kata dia.
Sejumlah film karya Hanung Bramantyo setidaknya telah diproduksi di studio itu, beberapa di antaranya yaitu film Bumi Manusia serta Habibie Ainun 3.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







