Modal Asing Masuk Rp19,02 Triliun, Rupiah Menguat Usai BI Rate Naik
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing Rp19,02 triliun pasca kenaikan BI Rate. Rupiah menguat ke Rp17.865 didukung inflow SBN dan SRBI.
Kegiatan di satuan kerja Kementerian Perindustrian. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintahan yang bersih akan mampu mendorong berkembangnya sektor industri nasional. Melalui kinerja aparat yang cepat dan berkualitas memudahkan sektor industri dalam mengembangkan usahanya.
Guna mewujudkan birokrasi yang bersih tersebut, pemerintahan terus berupaya mendorong pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) di seluruh satuan kerja seperti yang dilakukan Kementerian Perindustrian.
BACA JUGA : Dampak UU Cipta Kerja untuk Sektor Industri Belum Segera
“Pembangunan Zona Integritas melalui penanaman nilai dan budaya kerja yang positif kepada aparatur di lingkungan Kementerian Perindustrian, akan mampu menciptakan kinerja yang unggul dan bisa memacu kinerja industri nasional,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kemenperin Doddy Rahadi Sabtu (13/3/2021).
Ia mengatakan layanan kepada masyarakat sangat ditentukan oleh kapasitas dan kualitas setiap individu serta instansi yang menaunginya. Inovasi khususnya di bidang digitalisasi pelayanan harus dibangun untuk peningkatan kualitas layanan kerja dalam upaya menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Kualitas pelayanan kepada dunia industri dan masyarakat guna mengawal pertumbuhan dan kontribusi sektor industri manufaktur agar tetap menjadi penggerak utama bagi ekonomi nasional, terlebih pada era digital saat ini. Di era digital ini masyarakat menginginkan segala pengurusan lebih cepat, efektif, dan efisien,” ujarnya.
BACA JUGA : Ini 4 Sektor Utama yang Akan Dikembangkan di Kawasan
Kementerian Perindustrian terus melakukan pemantauan ke daerah terkait pencananangan WBB. Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian Masrokhan memberikan apresiasi dan dukungan kepada Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) DIY yang dinilai memiliki komitmen dalam melakukan perubahan untuk menjaga tata kelola pemerintahan lebih baik di instansinya. Hal itu dibuktikan dengan perolehan predikat WBK pada 2018.
Kepala BBKB, Titik Purwati Widowati mengatakan sejak dicanangkan Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Lingkungan Kementerian Perindustrian, seluruh pegawai BBKB telah menandatangani Pakta Integritas. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelaku industri, usaha, UMKM agar mereka berkembang, tentu dengan cara yang bersih,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing Rp19,02 triliun pasca kenaikan BI Rate. Rupiah menguat ke Rp17.865 didukung inflow SBN dan SRBI.
Harga minyak dunia turun lebih dari 6% dalam sepekan setelah muncul sinyal kesepakatan damai AS-Iran dan meredanya ketegangan di Selat Hormuz.
Akademisi UNY menyoroti ironi DIY sebagai Kota Pelajar. Sebanyak 13.669 anak usia sekolah tercatat tidak bersekolah di DIY.
Bulaksumur Run 2026 di UGM siap digelar dengan kategori 5K dan 10K. Start-finish di GSP, melibatkan alumni, masyarakat, dan UMKM.
Menpar Widiyanti mendorong pariwisata berkelanjutan dan tangguh dalam Sidang UN Tourism Executive Council di Spanyol.
BPS DIY mengerahkan 4.000 petugas untuk Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha nonpertanian dilakukan door to door hingga tingkat desa.