Advertisement
48 Kasus Mutasi Corona N439K Terdeteksi di Indonesia
Ilustrasi varian virus corona - JIBI/Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Sedikitnya 48 kasus mutasi N439K telah terdeteksi di Indonesia. Guru Besar Universitas Indonesia Profesor Zubairi Djoerban mengatakan varian N439K diduga muncul dua kali secara terpisah. Pertama kali itu di Skotlandia pada waktu awal pandemi. Lalu, kali kedua, dengan jangkauan lebih luas di Eropa—dan saat ini sudah sampai Indonesia.
N439K ini awalnya dianggap menghilang saat lockdown diberlakukan di Skotlandia. Tapi justru muncul di Rumania, Swiss, Irlandia, Jerman dan Inggris. Mulai November tahun lalu, varian ini dilaporkan menyebar secara luas.
Advertisement
Yang paling disorot dari N439K adalah sifatnya yang resistans terhadap antibodi alias tidak mempan. Baik itu antibodi dari tubuh orang yang telah terinfeksi, maupun antibodi yang telah disuntikkan ke tubuh kita.
Amerika Serikat mencoba antisipasi N439K ini. Mereka mengeluarkan EUA untuk dua jenis obat antibodi monoklonal dalam pengobatan Covid-19.
"Tapi, yang jadi soal, N439K ini tidak mempan diintervensi oleh obat itu," ujarnya.
Gyorgy Snell, Direktur Senior Biologi Struktural di Vir Biotechnology California, mengatakan N439K punya banyak cara mengubah domain imunodominan untuk menghindari kekebalan (tubuh manusia) sekaligus mempertahankan kemampuannya untuk menginfeksi orang.
Namun, yang jadi catatan epidemiolog, penyebaran N439K tidak secepat B.1.1.7, dan semoga ke depannya juga demikian.
"Pesan saya. Tetap jaga jarak, pakai masker dan hindari kerumunan, apalagi di dalam ruangan. Jangan bosan saling ingatkan. Pandemi belum usai," tegasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Suasana Berbeda di Stasiun Jogja, Petugas Perempuan Ambil Alih
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Anies Baswedan Hadiri Syawalan Nasional HMI MPO Cabang Yogyakarta
- Listrik Padam di Sleman, Sejumlah Wilayah Terdampak
- Motor Masuk Kolong Truk di Manahan Dua Perempuan Jadi Korban
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
- 21 April Bukan Hari Libur, Ini Makna Hari Kartini dan Inovasi Dunia
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 21 April 2026, Tiket Rp8.000
Advertisement
Advertisement







