Balap Liar Ganggu Pasien RS Panti Waluyo, Polisi Sita 10 Motor
Polresta Solo menyita 10 sepeda motor balap liar dan berknalpot brong di depan RS Panti Waluyo setelah menerima keluhan dari keluarga pasien.
Kecelakaan di simpang empat Tugu Wisnu Manahan, Solo: sepeda motor terseret kolong truk boks, dua perempuan korban dibawa ke RSUD dr Moewardi. /Espos.
Harianjogja.com, SOLO— Kecelakaan serius terjadi di simpang empat Tugu Wisnu, Manahan, pada Selasa (21/4/2026), ketika sepeda motor yang ditumpangi dua perempuan terseret dan masuk ke kolong truk boks. Insiden ini menimbulkan kerusakan kendaraan parah dan membawa dua korban ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Solo, Yuli Nurus Yani, menjelaskan kecelakaan bermula saat kedua kendaraan melaju searah dari utara ke selatan di Jalan Ahmad Yani, dari arah Girimulyo menuju simpang empat. Sepeda motor berada di depan, sementara truk melaju tepat di belakangnya.
“Salah satu korban terjepit di antara ban belakang truk. Dari kondisi di lokasi, korban kemungkinan terseret sekitar 15 sampai 20 meter dari titik benturan,” ujarnya.
Dua perempuan yang berboncengan menggunakan motor matic menjadi korban. Setelah penanganan awal di lokasi oleh petugas dan paramedis, keduanya dilarikan ke RSUD dr Moewardi untuk pemeriksaan medis dan perawatan. Hingga Selasa malam, kondisi mereka masih menunggu hasil penilaian dokter lebih lanjut.
Truk boks yang terlibat diketahui melaju dari arah Sragen dengan membawa muatan stoples plastik. Informasi awal ini diperoleh dari keterangan pengemudi kepada petugas di tempat kejadian.
Aparat dari Satlantas Polresta Solo hingga Selasa malam terus melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti, termasuk mengamankan kedua kendaraan yang terlibat. Penyelidikan lebih lanjut masih berjalan untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan di kawasan padat lalu lintas tersebut, termasuk menginvestigasi faktor kecepatan, jarak aman, dan kondisi cuaca maupun kendaraan.
Upaya penelusuran identitas dua perempuan korban kecelakaan di simpang empat Tugu Wisnu Manahan masih menemui kendala. Hingga Selasa (21/4/2026), polisi belum berhasil menghubungi keluarga korban karena minimnya dokumen identitas yang ditemukan di lokasi.
Keterbatasan data menjadi hambatan utama dalam proses pelacakan keluarga korban. “Sementara ini baru bisa kami sampaikan inisialnya, yakni A dan LN. Dari data awal yang kami kumpulkan, keduanya ini sepertinya dari luar Jawa semua,” ujarnya.
Petugas di lapangan baru menemukan nama tanpa dokumen identitas resmi yang lengkap. Kondisi ini membuat proses pemberitahuan kepada pihak keluarga belum dapat dilakukan.
Berdasarkan informasi tambahan, muncul dugaan keduanya berasal dari wilayah Makassar. Namun, kepolisian masih melakukan verifikasi lebih lanjut sebelum memastikan asal daerah korban.
“Kami masih kesulitan mencari keluarganya karena belum bisa dihubungi sama sekali. Identitas fisik belum lengkap, ini masih kami upayakan,” tambahnya.
Saat ini, Satlantas Polresta Solo terus melakukan pendalaman data untuk memastikan identitas korban sekaligus menemukan pihak keluarga, seiring penanganan kasus kecelakaan yang masih berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Solo menyita 10 sepeda motor balap liar dan berknalpot brong di depan RS Panti Waluyo setelah menerima keluhan dari keluarga pasien.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.