Pemerintah Mulai Bangun Infrastruktur Mandalika Senilai Rp1,7 Triliun

Foto udara destinasi wisata pantai Seger di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (12/8/2020). - Antara/Ahmad Subaidi
03 Maret 2021 16:27 WIB Harian Noris Saputra News Share :

Harianjogja.com, DENPASAR - Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dengan beberapa BUMN menyepakati kontrak dua paket pembangunan infrastruktur senilai Rp1,7 triliun untuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika.

Kontrak pembangunan infrastruktur dibagi dalam dua paket, paket pembangunan I dikerjakan oleh beberapa BUMN seperti Joint Venture PT PP, PT Wijaya Karya, PT Bunga Raya Lestari yang akan membangun infrastruktur wilayah Tengah dan Barat kawasan The Mandalika.

Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer menjelaskan jika paket I pembangunan infrastruktur meliputi pekerjaan jaringan jalan lengkap dengan drainase, box utilitas, lanskap dan penerangan jalan.

BACA JUGA : Sandiaga Berharap MotoGP Mandalika Putus Mata Rantai

"Selain itu dalam kontrak ini juga akan dilakukan normalisasi sungai, tempat evakuasi sementara dan pintu air pekerjaan pembangunan fasilitas amenity core dan gerbang kawasan. Selain itu pembangunan jaringan pipa air bersih, jaringan pipa air kotor, dan jaringan pipa air irigasi berikut kelengkapannya juga akan dibangun," jelas Mansoee seperti dikutip dari rilis pada Rabu (3/3/2021).

Sementara itu, paket II kontrak pembangunan yang ditandatangani ITDC dengan Joint Operation PT Hutama Karya dan PT Adhi Karya. Dua BUMN ini akan membangun dia area Timur The Mandalika.

"Pembangunan dia area Timur meliputi sarana dan prasarana jaringan jalan, normalisasi sungai, pembangunan fasilitas amenity core, gerbang kawasan, dan konstruksi masjid area Timur. Selain itu jaringan pipa air bersih, jaringan pipa air kotor, dan jaringan pipa air irigasi juga akan dibangun," jelasnya.

Mansoer lebih jauh menjelaskan jika dua paket pembangunan ini merupakan bagian dari program Mandalika Urban Tourism Infrastructure Project (MUTIP) untuk mempercepat pembangunan The Mandalika demi menyambut pembukaan pariwisata nasional. "Percepatan pembangunan infrastruktur ini guna mempersiapkan kawasan The Mandalika menyambut normalisasi pariwisata setelah proses vaksinasi selesai,” ungkapnya.

BACA JUGA : Jelang MotoGP Mandalika, Warga Didorong Lebih Kreatif

Selain itu, pembangunan dua paket infrastruktur ini sejalan dengan pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika yang juga sedang dikebut pembangunannya. "Paket pembangunan ini paralel dengan pembangunan street circuit dan amenitas seperti hotel dan beach club," tutup Mansoer.(K48)

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia