Advertisement
Pak Ganjar...Rob Naik, Banjir Semarang Makin Parah
Hingga Jumat (26/2/2021) sore, banjir masih menggenangi Jl. Gajah Raya, Gayamsari, Kota Semarang. Pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa menerjang genangan air. - Muhammad Faisal Nur Ikhsan / 186
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah mencatat bahwa hingga Jumat (26/02/2021) sore, banjir masih terjadi di beberapa wilayah di Kota Semarang.
Menurut data BPBD Provinsi Jawa Tengah hingga Jumat sore, banjir masih terjadi di 7 titik, yaitu di Kelurahan Genuksari, Kelurahan Kemijen, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kelurahan Muktiharjo Lor, Kelurahan Gebangsari, Kelurahan Krobokan, dan Kelurahan Trimulyo.
Advertisement
Genangan masih terjadi dengan kedalaman rata-rata 30 – 60 centimeter. BPBD Provinsi Jawa Tengah masih bekerjasama dengan BPBD Kota Semarang untuk menangani masyarakat yang terdampak akibat banjir tersebut. BPBD Kota Semarang melakukan penyisiran lokasi banjir untuk melakukan pendataan. Sementara BPBD Provinsi Jawa Tengah melakukan evakuasi terhadap warga.
Berdasarkan pemantauan Bisnis-jaringan Harianjogja.com, banjir masih terjadi di Jalan Gajah Raya, Gayamsari dengan kedalaman 5 – 10 centimeter. Lalu lintas kendaraan terpantau ramai lancar. Pada persimpangan menjelang titik terjadinya genangan, masyarakat secara swadaya mengalihkan lalu lintas pengendara melalui jalan alternatif.
Meskipun pada hari Jumat cuaca di Kota Semarang cerah tanpa hujan ataupun awan mendung, banjir masih menggenangi beberapa wilayah. Bahkan, menurut Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Provinsi Jawa Tengah, Dikki Rulli Perkasa, di kawasan pemukiman yang berbatasan langsung dengan laut, genangan banjir mengalami kenaikan.
“[Air] Robnya lagi naik sekarang. Jadi air yang kemarin belum surut sudah tergenang lagi karena rob,” jelasnya ketika dihubungi Bisnis, Jumat (26/2/2021).
Dia juga mengungkapkan bahwa BPBD telah mengerahkan tenaga bantuan untuk mendukung aktivitas warga. Mulai dari mengantar bahan makanan hingga mendukung mobilitas masyarakat dalam beraktivitas. Petugas BPBD saat ini lebih fokus di Kaligawe – Genuk untuk mendukung aktivitas warga.
BACA JUGA: Kapan Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul Dimulai? Ini Kata Pemkab
Layanan dapur umum juga telah didirikan dengan total nasi bungkus yang dibagikan pada hari Jumat mencapai 725 bungkus.
“Sampai saat ini [layanan dapur umum] masih dipenuhi kawan-kawan [BPBD] Kota Semarang, karena pengungsiannya gak terlalu banyak. Cuma 50 kepala keluarga kalau dari data kami,” jelas Dikki.
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan menyalurkan bantuan berupa 1.000 paket sembako dan alat kesehatan bagi masyarakat Jawa Tengah yang terdampak banjir. Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto menjelaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Kemendag Peduli. Selain di Jawa Tengah, bantuan juga diturunkan ke beberapa daerah di Indonesia.
“Kami menyerahkan paket-paket kebutuhan bahan pokok beserta alat kesehatan di Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Jawa Barat, bahkan sebelumnya juga di wilayah Bekasi,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
Tersasar Google Maps ke Jalan Sawah, Pemudik Dibantu Warga di Kalasan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Omzet Penjual Salak Jalan Jogja Solo Turun 40% Akibat Macet
- Kadin Ingatkan WFH Satu Hari Tidak Bisa Berlaku Bagi Semua Sektor
- Penumpang Kereta Api Mendominasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026
- Pemerintah Menjamin Tidak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite
- KONI Minta IMI Perkuat Pembinaan Atlet Balap Usai Veda Raih Podium
- Arus Balik, 15.287 Kendaraan Keluar DIY Via Gerbang Tol Purwomartani
- Lebaran, Pengunjung Candi Prambanan Capai 18.500 Orang Sehari
Advertisement
Advertisement







