Pengesahan 724 Calon Warga PSHT Karanganyar Malam Ini Dikawal Ketat
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.
Sukarelawan Barreta Sukoharjo mengevakuasi sarang tawon berukuran hingga satu meter di Bendosari, Sukoharjo belum lama ini./Istimewa-Barreta Sukoharjo
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Tawon vespa masih terus meneror warga di Kabupaten Sukoharjo. Dalam sebulan terakhir ini, Barisan Relawan Tangguh (Barreta) Sukoharjo mengevakuasi sedikitnya 15 sarang tawon Vespa.
Tak tanggung-tanggung sarang tawon yang dievakuasi besarnya mencapai lebih dari satu meter.
"Sehari bisa evakuasi tawon di dua lokasi. Satu evakuasi butuh waktu dua hingga empat jam," kata Sukarelawan Barreta Sukoharjo, Fajar Purnomo kepada JIBI, Jumat (12/2/2021).
Fajar mengatakan permintaan evakuasi sarang tawon meningkat dalam sebulan terakhir. Menurutnya banyak warga resah dengan keberadaan sarang tawon. Bahkan beberapa warga dilaporkan mengalami luka hingga dilarikan ke rumah sakit karena sengatan tawon. Warga pun mengajukan bantuan untuk mengevakuasi sarang tawon agar tak lagi meneror lingkungan setempat.
"Sarang tawon itu kebanyakan berada di genting rumah atau di atas pohon yang besarnya bisa lebih dari satu meter seperti di Mulur, Bendosari," katanya.
Tidak mudah untuk mengevakuasi sarang tawon. Petugas harus melakukan survei kondisi sarang tawon sebelum dihancurkan. Petugas akan mengecek lubang sarang tawon dan menutupnya. Kemudian petugas akan menyemprotkan cairan berisi bensin berikut mengambil sarang tawon tersebut. Petugas bahkan kerap disengat tawon saat proses evakuasi tersebut. Namun beruntung sengatan tawon tidak membahayakan.
"Kami hanya menggunakan masker, penutup kepala dan sarung tangan saat evakuasi sarang tawon," katanya.
Dia mengingatkan kepada warga untuk tidak mengevakuasi sarang tawon sendiri. Apalagi tidak memiliki cukup keahlian dan pengalaman dalam evakuasi sarang tawon. Sehingga dikhawatirkan sangat mudah mendapat serangan tawon yang bisa mematikan.
"Silakan hubungi kami untuk evakuasi sarang tawon. Gratis tanpa biaya apapun silahkan hubungi 085747346992," katanya.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Sukoharjo Margono mengatakan permintaan warga ke Pemadam Kebakaran untuk evakuasi sarang tawon masih cukup tinggi. Dalam sehari setidaknya ada satu hingga dua permintaan evakuasi sarang tawon.
Dia mengakui hampir setiap hari pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat untuk menangani serangan tawon. Rata-rata sarang lebah yang dimusnahkan seukuran kepala manusia, bahkan lebih besar lagi. Biasanya sarang lebah tersebut berada di pohon, atap rumah, dan lokasi lain. Lantaran ukuran sarang yang besar tersebut masyarakat memanggil petugas pemadam kebakaran untuk melakukan operasi tangkap tawon atau OTT.
"Kami terus menerima panggilan dari warga yang meminta pertolongan untuk mengatasi persoalan teror sarang tawon di lingkungannya," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.