27 Dapur MBG di Boyolali Ditutup, Dana BGN dan IPAL Jadi Kendala
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Susi Pudjiastuti/Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA--Susi Pudjiastuti terus diserang para pendukung Abu Janda dengan melabelinya sebagai Kadrunwati.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sempat diserang dan menghebohkan publik.
Susi Pudjiastuti sempat menjadi perbincangan seusai dirinya menanggapi pemberitaan tentang Abu Janda.
Hal itu dia ungkapkan ketika menjawab pertanyaan dari mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.
BACA JUGA: Viral Netizen Ramai-Ramai Ajak Uninstall Shopee, Ini Sebabnya
Awalnya, Febri Diansyah bertanya kepada Susi melalui akun Twitter @febridiansyah, Rabu (3/2/2021).
"Beberapa hari in nggak terlalu perhatikan twitter. Tapi ada satu hal yang sering muncul dan bikin jadi pengen tahu sih, kenapa bu Susi Pudjiastuti seperti diserang di medsos oleh berbagai pihak akhir-akhir ini ya?" tanya Febri, dikutip Suara.com-jaringan Harianjogja.com.
Lantas, pertanyaan itu pun dijawab oleh Susi Pudjiastuti melalui akun Twitternya @susipudjiastuti.
Dirinya mengatakan alasan ia diserang lantaran mengajak untuk unfollow ujaran kebencian.
Tak hanya itu, gara-gara hal tersebut dirinya diidentifikasi sebagai \'kadrunwati\'.
"Karena ajak unfollow hate speech, karena polarisasi maka stigma identifikasi pun diterapkan, dianggap tidak suka gol. Hate speech maka saya diidentifikasi sebagai Kadrunwati. Buktinya foto-foto dengan putri-putri cendana dibilang saya ikut trio kadal gurun. Yang dengan Bu Mega mungkin disebut duet banteng," balas Susi.
Selain itu, Susi juga bercerita bahwa akibat hal tersebut beredar kabar Susi Air pailit dan terlilit utang hingga Rp1 triliun.
"Susi-susiair-susi suap wartawan, semua harus kena. Maka beredar susiair pailit, utang 1 T, aset akan disita, datanya webinar bulan April, list yang diedarkan KKP waktu perang bibit lobster dan lain-lain. Nanti tatto, ngerokok, minum wine juga, tapi ada netizen yang bingung kadrun kok ngewine," lanjutnya.
Mengetahui balasan Susi, Febri pun heran dengan istilah \'kadrunwati\'.
"Ada-ada saja pakai istilah kadrunwati. Semoga sehat-sehat selalu bu, banyak minum air putih (untuk ini memang sebaiknya bukan air laut)," balas Febri.
Sebelumnya, Susi sempat menanggapi pemberitaan mengenai Abu Janda. Dirinya pun mengajak publik untuk mengunfollow akun media sosial Abu Janda.
"Ayo unfollow. Untuk kedamaian dan kesehatan kita semua. Ayo! Ayo!" tulis Susi, Jumat (29/1/2021).
Susi berpendapat bahwa Abu Janda tidak sepantasnya membuat cuitan yang menyinggung perasaan publik.
"Saya pikir saatnya dihentikan ocehan-ocehan model seperti ini yang selalu menyinggung perasaan publik. Tidak sepantasnya di masa sulit pandemic, hal-hal yang tidak positif dibiarkan. Ayo kita unfollow dan jangan pedulikan lagi orang seperti ini. Salam sehat dan damai," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Kode dari keluarga Riko Simanjuntak memunculkan spekulasi kuat winger itu bertahan di PSS Sleman musim depan.
MJM 2026 di Prambanan pecahkan rekor peserta, dorong UMKM, budaya, dan aksi lingkungan berkelanjutan.
RTRW Kulonprogo target rampung Juli 2026, perizinan investasi via OSS mulai Agustus. Kawasan aerotropolis, wisata, dan industri siap menyambut investor.
Belgia ditahan Iran tanpa gol di Grup G Piala Dunia 2026, klasemen makin ketat jelang laga penentuan.
Survei Dinkes Sleman menunjukkan 20% remaja perokok memakai vape, menandai pergeseran dari rokok konvensional dan meningkatnya risiko nikotin.