3,4 Ton Merkuri Disamarkan dalam Keramik, Ekspor Ilegal Digagalkan
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Susi Pudjiastuti/Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA--Susi Pudjiastuti terus diserang para pendukung Abu Janda dengan melabelinya sebagai Kadrunwati.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sempat diserang dan menghebohkan publik.
Susi Pudjiastuti sempat menjadi perbincangan seusai dirinya menanggapi pemberitaan tentang Abu Janda.
Hal itu dia ungkapkan ketika menjawab pertanyaan dari mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.
BACA JUGA: Viral Netizen Ramai-Ramai Ajak Uninstall Shopee, Ini Sebabnya
Awalnya, Febri Diansyah bertanya kepada Susi melalui akun Twitter @febridiansyah, Rabu (3/2/2021).
"Beberapa hari in nggak terlalu perhatikan twitter. Tapi ada satu hal yang sering muncul dan bikin jadi pengen tahu sih, kenapa bu Susi Pudjiastuti seperti diserang di medsos oleh berbagai pihak akhir-akhir ini ya?" tanya Febri, dikutip Suara.com-jaringan Harianjogja.com.
Lantas, pertanyaan itu pun dijawab oleh Susi Pudjiastuti melalui akun Twitternya @susipudjiastuti.
Dirinya mengatakan alasan ia diserang lantaran mengajak untuk unfollow ujaran kebencian.
Tak hanya itu, gara-gara hal tersebut dirinya diidentifikasi sebagai \'kadrunwati\'.
"Karena ajak unfollow hate speech, karena polarisasi maka stigma identifikasi pun diterapkan, dianggap tidak suka gol. Hate speech maka saya diidentifikasi sebagai Kadrunwati. Buktinya foto-foto dengan putri-putri cendana dibilang saya ikut trio kadal gurun. Yang dengan Bu Mega mungkin disebut duet banteng," balas Susi.
Selain itu, Susi juga bercerita bahwa akibat hal tersebut beredar kabar Susi Air pailit dan terlilit utang hingga Rp1 triliun.
"Susi-susiair-susi suap wartawan, semua harus kena. Maka beredar susiair pailit, utang 1 T, aset akan disita, datanya webinar bulan April, list yang diedarkan KKP waktu perang bibit lobster dan lain-lain. Nanti tatto, ngerokok, minum wine juga, tapi ada netizen yang bingung kadrun kok ngewine," lanjutnya.
Mengetahui balasan Susi, Febri pun heran dengan istilah \'kadrunwati\'.
"Ada-ada saja pakai istilah kadrunwati. Semoga sehat-sehat selalu bu, banyak minum air putih (untuk ini memang sebaiknya bukan air laut)," balas Febri.
Sebelumnya, Susi sempat menanggapi pemberitaan mengenai Abu Janda. Dirinya pun mengajak publik untuk mengunfollow akun media sosial Abu Janda.
"Ayo unfollow. Untuk kedamaian dan kesehatan kita semua. Ayo! Ayo!" tulis Susi, Jumat (29/1/2021).
Susi berpendapat bahwa Abu Janda tidak sepantasnya membuat cuitan yang menyinggung perasaan publik.
"Saya pikir saatnya dihentikan ocehan-ocehan model seperti ini yang selalu menyinggung perasaan publik. Tidak sepantasnya di masa sulit pandemic, hal-hal yang tidak positif dibiarkan. Ayo kita unfollow dan jangan pedulikan lagi orang seperti ini. Salam sehat dan damai," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Kecelakaan lalu lintas di Tanzania dan Italia menewaskan total 14 orang. Puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat.
Harga pangan hari ini 3 Agustus 2026 mayoritas stabil. Cabai rawit merah, daging ayam, dan telur naik, sementara bawang dan cabai merah turun.
Indonesia menghadapi Vietnam pada Grup A Piala AFF 2026. Laga di Pakansari menjadi ujian sesungguhnya Garuda untuk mengunci tiket semifinal.
Sinergi KDMP dan Program MBG mulai memberi kepastian pasar hasil budi daya masyarakat melalui penyerapan SPPG, kata Menko Pangan Zulhas.
Harga CPO diproyeksikan tetap tinggi sepanjang 2026 didorong implementasi B50, ketatnya pasokan, dan dampak El Niño di Asia Tenggara.