Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Serap 650 Pekerja
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Susi Pudjiastuti/Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA--Susi Pudjiastuti terus diserang para pendukung Abu Janda dengan melabelinya sebagai Kadrunwati.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sempat diserang dan menghebohkan publik.
Susi Pudjiastuti sempat menjadi perbincangan seusai dirinya menanggapi pemberitaan tentang Abu Janda.
Hal itu dia ungkapkan ketika menjawab pertanyaan dari mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.
BACA JUGA: Viral Netizen Ramai-Ramai Ajak Uninstall Shopee, Ini Sebabnya
Awalnya, Febri Diansyah bertanya kepada Susi melalui akun Twitter @febridiansyah, Rabu (3/2/2021).
"Beberapa hari in nggak terlalu perhatikan twitter. Tapi ada satu hal yang sering muncul dan bikin jadi pengen tahu sih, kenapa bu Susi Pudjiastuti seperti diserang di medsos oleh berbagai pihak akhir-akhir ini ya?" tanya Febri, dikutip Suara.com-jaringan Harianjogja.com.
Lantas, pertanyaan itu pun dijawab oleh Susi Pudjiastuti melalui akun Twitternya @susipudjiastuti.
Dirinya mengatakan alasan ia diserang lantaran mengajak untuk unfollow ujaran kebencian.
Tak hanya itu, gara-gara hal tersebut dirinya diidentifikasi sebagai \'kadrunwati\'.
"Karena ajak unfollow hate speech, karena polarisasi maka stigma identifikasi pun diterapkan, dianggap tidak suka gol. Hate speech maka saya diidentifikasi sebagai Kadrunwati. Buktinya foto-foto dengan putri-putri cendana dibilang saya ikut trio kadal gurun. Yang dengan Bu Mega mungkin disebut duet banteng," balas Susi.
Selain itu, Susi juga bercerita bahwa akibat hal tersebut beredar kabar Susi Air pailit dan terlilit utang hingga Rp1 triliun.
"Susi-susiair-susi suap wartawan, semua harus kena. Maka beredar susiair pailit, utang 1 T, aset akan disita, datanya webinar bulan April, list yang diedarkan KKP waktu perang bibit lobster dan lain-lain. Nanti tatto, ngerokok, minum wine juga, tapi ada netizen yang bingung kadrun kok ngewine," lanjutnya.
Mengetahui balasan Susi, Febri pun heran dengan istilah \'kadrunwati\'.
"Ada-ada saja pakai istilah kadrunwati. Semoga sehat-sehat selalu bu, banyak minum air putih (untuk ini memang sebaiknya bukan air laut)," balas Febri.
Sebelumnya, Susi sempat menanggapi pemberitaan mengenai Abu Janda. Dirinya pun mengajak publik untuk mengunfollow akun media sosial Abu Janda.
"Ayo unfollow. Untuk kedamaian dan kesehatan kita semua. Ayo! Ayo!" tulis Susi, Jumat (29/1/2021).
Susi berpendapat bahwa Abu Janda tidak sepantasnya membuat cuitan yang menyinggung perasaan publik.
"Saya pikir saatnya dihentikan ocehan-ocehan model seperti ini yang selalu menyinggung perasaan publik. Tidak sepantasnya di masa sulit pandemic, hal-hal yang tidak positif dibiarkan. Ayo kita unfollow dan jangan pedulikan lagi orang seperti ini. Salam sehat dan damai," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.