Kalitalang Klaten Diserbu Wisatawan, Trekking Rasa Pendakian Merapi
Wisata Kalitalang di lereng Merapi makin ramai, jadi favorit trekking dan latihan pendakian, kunjungan tembus 2.500 orang per hari.
Susi Pudjiastuti/Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA--Susi Pudjiastuti terus diserang para pendukung Abu Janda dengan melabelinya sebagai Kadrunwati.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sempat diserang dan menghebohkan publik.
Susi Pudjiastuti sempat menjadi perbincangan seusai dirinya menanggapi pemberitaan tentang Abu Janda.
Hal itu dia ungkapkan ketika menjawab pertanyaan dari mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.
BACA JUGA: Viral Netizen Ramai-Ramai Ajak Uninstall Shopee, Ini Sebabnya
Awalnya, Febri Diansyah bertanya kepada Susi melalui akun Twitter @febridiansyah, Rabu (3/2/2021).
"Beberapa hari in nggak terlalu perhatikan twitter. Tapi ada satu hal yang sering muncul dan bikin jadi pengen tahu sih, kenapa bu Susi Pudjiastuti seperti diserang di medsos oleh berbagai pihak akhir-akhir ini ya?" tanya Febri, dikutip Suara.com-jaringan Harianjogja.com.
Lantas, pertanyaan itu pun dijawab oleh Susi Pudjiastuti melalui akun Twitternya @susipudjiastuti.
Dirinya mengatakan alasan ia diserang lantaran mengajak untuk unfollow ujaran kebencian.
Tak hanya itu, gara-gara hal tersebut dirinya diidentifikasi sebagai \'kadrunwati\'.
"Karena ajak unfollow hate speech, karena polarisasi maka stigma identifikasi pun diterapkan, dianggap tidak suka gol. Hate speech maka saya diidentifikasi sebagai Kadrunwati. Buktinya foto-foto dengan putri-putri cendana dibilang saya ikut trio kadal gurun. Yang dengan Bu Mega mungkin disebut duet banteng," balas Susi.
Selain itu, Susi juga bercerita bahwa akibat hal tersebut beredar kabar Susi Air pailit dan terlilit utang hingga Rp1 triliun.
"Susi-susiair-susi suap wartawan, semua harus kena. Maka beredar susiair pailit, utang 1 T, aset akan disita, datanya webinar bulan April, list yang diedarkan KKP waktu perang bibit lobster dan lain-lain. Nanti tatto, ngerokok, minum wine juga, tapi ada netizen yang bingung kadrun kok ngewine," lanjutnya.
Mengetahui balasan Susi, Febri pun heran dengan istilah \'kadrunwati\'.
"Ada-ada saja pakai istilah kadrunwati. Semoga sehat-sehat selalu bu, banyak minum air putih (untuk ini memang sebaiknya bukan air laut)," balas Febri.
Sebelumnya, Susi sempat menanggapi pemberitaan mengenai Abu Janda. Dirinya pun mengajak publik untuk mengunfollow akun media sosial Abu Janda.
"Ayo unfollow. Untuk kedamaian dan kesehatan kita semua. Ayo! Ayo!" tulis Susi, Jumat (29/1/2021).
Susi berpendapat bahwa Abu Janda tidak sepantasnya membuat cuitan yang menyinggung perasaan publik.
"Saya pikir saatnya dihentikan ocehan-ocehan model seperti ini yang selalu menyinggung perasaan publik. Tidak sepantasnya di masa sulit pandemic, hal-hal yang tidak positif dibiarkan. Ayo kita unfollow dan jangan pedulikan lagi orang seperti ini. Salam sehat dan damai," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Wisata Kalitalang di lereng Merapi makin ramai, jadi favorit trekking dan latihan pendakian, kunjungan tembus 2.500 orang per hari.
Jadwal KRL Jogja–Solo Senin 8 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 14 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Kebocoran pipa gas Pertamina EP di Babelan, Bekasi, berhasil ditangani kurang dari 90 menit. Aliran gas dihentikan untuk cegah risiko lanjutan.
Jadwal KRL Solo–Jogja Senin 8 Juni 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Cek jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Kemdiktisaintek dan IRD Prancis memperkuat kolaborasi riset melalui skema pendanaan bersama untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Rencana BI menaikkan remunerasi kas pemerintah dinilai dapat membantu menekan biaya utang negara dan menjaga stabilitas rupiah.