Mantan Politikus Demokrat Tak Percaya Ada Orang Dekat Jokowi Ingin Gulingkan AHY

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) - Twitter
01 Februari 2021 21:57 WIB Fitri Sartina Dewi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut ada orang dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berupaya untuk menggulingkan pemimpin Partai Demokrat.

"Tuduhan yang sangat berani menyebut lingkaran Jokowi. Kalau ini tak bisa dibuktikan, maka sama saja Demokrat menabuh genderang perang kepada Jokowi dan lingkarannya," cuit Ferdinand melalui akun media sosial twitter @FerdinandHaean3, Senin (1/2/2021).

Lebih lanjut, Ferdinand mengatakan bahwa upaya mengambil alih sebuah partai yang sudah kepengurusannya tidaklah mudah.

"Mengambil alih sebuah Partai yang sudah sah kepengurusannya tidaklah mudah dan saya tak percaya lingkaran Jokowi terlibat hal begini," ujarnya.

Seperti diketahui, AHY membeberkan adanya gerakan politik inkonstitusional dari lingkaran Presiden Jokowi yang mencoba mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.

“Gerakan ini melibatkan pejabat penting pemerintahan yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo,” kata AHY dalam konferensi pers di DPP Partai Demokrat pada Senin (1/2/2021).

Malahan, AHY mengatakan, gerakan itu juga telah mendapat dukungan dari sejumlah menteri dan pejabat penting di dalam pemerintah.

“Gerakan ini juga dikatakan sudah mendapatkan dukungan dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintah Presiden Joko Widodo,” tuturnya.

Kendati demikian, dia mengatakan, pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Belakangan, AHY telah mengirimkan surat kepada Jokowi untuk meminta klarifikasi terkait dengan temuan dugaan penggulingan pucuk kepemimpinan partainya.

“Tadi pagi saya telah mengirimkan surat secara resmi kepada yang terhormat bapak Presiden Jokowi untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari beliau,” ujarnya.

Sumber : Bisnis.com