Advertisement
Tanah Longsor di Magelang Sebabkan Empat Orang Terluka dan Delapan Jiwa Mengungsi
Tanah longsor terjadi di Dusun Prampelan Desa Adipuro Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (26/1/2021). - Ist/dok BPBD Kab Magelang
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG- Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Prampelan Desa Adipuro Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Bencana ini menyebabkan empat orang terluka dan dua keluarga terdiri delapan jiwa harus mengungsi.
Empat warga yang terluka adalah Slamet Ardiyanto, 39; Anisafiroh, 32; Zidni, 10, ketiganya dibawa ke Puskesmas Kaliangkrik dan Riyoto, 59, dibawa ke Poliklinik Desa Adipuro.
Advertisement
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengungkapkan bencana tanah longsor itu terjadi pada Selasa (26/1/2021) sore pukul 15.30 WIB. “Saat kejadian, wilayah tersebut turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” jelasnya.
Akibatnya, tebing setingi 25 meter dengan lebar 10 meter longsor dengan membawa material rumpun bambu. Di bawah tebing tersebut merupakan jalan dusun, dan di bawah jalan terdapat rumah warga.
Longsoran rumpun bambu menutup askes jalan dan menimpa empat rumah warga. Sebanyak dua rumah mengalami rusak berat , satu rumah rusak ringan, satu kandang rusak ringan.
“Selain itu akibat kejadian tersebut empat warga mengalami luka dan dibawa ke Poliklinik Desa Adipuro dan Ke Puskesmas kaliangkrik,” jelas Edy.
Setelah longsor tersebut, dua keluarga yang rumahnya rusak berat harus mengungsi terdiri keluarga Slamet Ardiyanto dan keluarga Riyoto, masing-masing terdiri empat jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Pagu Dana Desa 2026 di Gunungkidul hanya Rp300 Jutaan Per Kalurahan
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- WhatsApp Tambah Fitur Baru Obrolan Grup, Ini Daftarnya
- Menkes Targetkan RS dan Puskesmas Sumatera Pulih Maret 2026
- Tol Jogja-Solo Ruas Trihanggo-Sleman Ditarget Rampung Juli
- Gerindra Hormati Sikap Demokrat soal Pilkada Lewat DPRD
- BTN Bantah Rumor Asisten Lokal Pelatih Timnas John Herdman
- Kodam Udayana Jelaskan Penahanan Ayah Prada Lucky Namo
- TMII Revitalisasi Anjungan DIY, Sultan Dorong Penguatan Promosi
Advertisement
Advertisement



