Advertisement
Viral Kristen Grey: Bule Amerika yang Tinggal Bali Jadi Bahan Gunjingan Netizen
Ilustrasi turis asing yang berjemur di kawasan Pantai Kuta, Bali - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kata Kristen Grey, Bule, dan Bali menjadi tiga kelompok kata yang banyak dibicarakan atau trending topic di Twitter, Senin (18/1/2021).
Seperti diketahui, bule alias warga Amerika Serikat bernama Kristen Grey mendapatkan cibiran atau jadi bahan gunjingan netizen. Salah satu penyebabnya terkait postingan dia yang mengajak warga asing untuk tinggal di Bali selama pandemi Covid-19.
Advertisement
Netizen mengamuk ke Kristen Grey bukan tanpa alasan. Dia diduga melakukan beberapa tindakan ilegal, misalnya tinggal di Bali lebih dari satu tahun sebagai turis serta mengajak warga asing lainnya untuk melakukan hal yang sama.
Kecaman warganet makin meluas lantaran pemerintah tengah menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali.
Kementerian Luar Negeri pun dari 1 Januari 2021 juga telah menerbitkan peraturan bahwa Indonesia tidak akan menerima orang asing hingga 25 Januari 2021 mendatang, dan masih ada kemungkinan untuk diperpanjang.
Seperti yang diungkapkan akun piemon (@plumziee) bahwa tindakan wanita ini mengundang orang lain melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan adalah tindakan yang salah dan tidak terhormat.
"Dear Kristen Gray, fakta bahwa Anda mendorong orang lain untuk pindah ke Bali dan melakukan hal itu secara ilegal adalah tindakan yang kurang terhormat. Orang Indonesia tidak peduli ras, warna kulit, identitas, maupun kelamin Anda. Namun jika kamu tidak sopan. Saya rasa tidak ada yang akan mentoleransi hal tersebut," kicau @plimziee dikutip pada Senin (18/1/2021).
Dear Kristen Gray
— piemon (@plumziie) January 18, 2021
the fact that you encourage other people to move to Bali doing it illegally is not very respectful, indonesian does not care what race, colour, identity, gender you are. but if you are being disrespectful. i dont think indonesians tolerate that https://t.co/hruou2JBZn
Hal yang serupa diungkapkan oleh pemilik akun Twitter taka (@httpstaka) yang menyebutkan hal ini bukan masalah rasisme maupun queer phobic, melainkan tentang masuk secara ilegal ke Indonesia.
no kristen gray we're not racist and queerphbobic, it's abt you living in our country illegally and encouraging foreigners to do the same ?? pic.twitter.com/ii6gdpak5P
— taka (@httpstaka) January 18, 2021
Sebelumnya, orang-orang yang membela Kristen Grey kebanyakan beranggapan amukan netizen yang diberikan kepada wanita ini adalah bentuk dari rasisme karena dia adalah orang kulit hitam.
Seperti yang diungkapkan akun Sheneka Adams (@avirgoworld), wanita berkulit hitam yang membagikan pengalamannya tinggal di Bali tengah diserang saat ini.
"Wanita kulit hitam yang berbagi pengalaman kepindahannya ke Bali sedang di serang saat ini... ini mengapa saya katakan kepada wanita berkulit hitam untuk berhenti berbagi apapun secara online. Orang-orang jahat dan tidak akan berhenti untuk mencoba menghancurkanmu. Bergeraklah secara diam," tulis @avirgoworld pada Minggu (17/1/2021).
The black women who shared her experience on her move to Bali is being bashed right now...this is exactly why I tell black women to stop sharing everything online. People are vicious and will stop @ nothing to try and destroy you. Move in silence.
— Sheneka Adams (@avirgoworld) January 17, 2021
Pemilik akun porochista khakpour (@PKhakpour) mengungkapkan merasa kasihan kepada Kristen Grey karena utasan yang dia buat justru menceritakan bagaimana sulitnya dia hidup di Amerika dan memilih Bali untuk tempat tinggalnya.
Terkait utas mengenai cara tinggal di Bali, warganet menyerangnya dengan ungkapan kolonialisme dan gentrifikasi. Dia juga mengatakan daripada langsung menyerangnya sebaiknya lakukan diskusi terlebih dahulu dengan Kristen Grey ini.
"Maaf, tapi wanita kulit hitam queer muda membuat utasan disini tentang pindah ke Bali setelah mengalami stres dari beberapa tahun di Amerika dan Anda semua menyerangnya dan mengatakan bahwa tindakannya gentrifikasi dan kolinialisme? Ya Tuhan. Beberapa diantara kalian butuh waktu untuk online," ungkapnya.
I am sorry, but a young Black queer woman makes a thread here about moving to Bali after the stresses of this past year in America & you all just jump on her & start grilling her about gentrification & colonization? lord. Some of you need less time online.
— porochista khakpour (@PKhakpour) January 17, 2021
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 24 Maret 2026, Simak Waktunya
- Cuaca Jogja Selasa Ini Didominasi Cerah, Ini Rinciannya
- Ketegangan Memanas, Iran Sebut Tak Ada Negosiasi dengan AS
- Trans Jogja Makin Praktis, Ini Rute dan Tarifnya
- Arus Balik Semarang Padat, 2.000 Kendaraan per Jam
- Jadwal KA Bandara YIA 24 Maret 2026, Cek di Sini
- Cek Jadwal Bus DAMRI ke Bandara YIA
Advertisement
Advertisement








