Advertisement
Kasus Covid-19 Naik Drastis, Para Ahli Serukan Pengetatan Total di Inggris
Pejalan kaki di trotoar Oxford Street, pusat kota London - Bloomberg / Simon Dawson
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Jumlah kasus Covid-19 di Inggris terus meningkat dan banyak rumah sakit sudah tidak mampu menampung pasien setelah varian baru Covid-19 ditemukan di negara itu. Para Ilmuwan dan badan kesehatan setempat pun menyerukan pembatasan sangat ketat.
Menjelang evaluasi pembatasan yang dilakukan pemerintah pada hari ini, kelompok ahli Sage Independen mengatakan bahwa kalau seluruh wilayah negara diisolasi akan ada 'puluhan ribu' kematian yang bisa dihindari.
Advertisement
Sementara itu, NHS Provider, yang mewakili rumah sakit NHS, komunitas layanan kesehatan mental, komunitas ambulans di Inggris, juga menyerukan agar pembatasan tingkat 4 diperluas lebih jauh di seluruh negeri.
Baca juga: Wisatawan Diminta Lapor Saat Menemukan Pelanggaran Prokes
Seruan itu muncul pada minggu yang sama ketika jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit Inggris melampaui puncaknya pada gelombang pertama.
Sebanyak 20.426 orang masuk rumah sakit pada 28 Desember dan jumlah itu diperkirakan akan meningkat lebih lanjut seiring dengan peningkatan kasus Covid-19.
Pada Selasa, kasus virus corona mencapai rekor tertinggi baru dengan 53.135 kasus yang dilaporkan. Rata-rata kasus selama tujuh hari untuk London secara keseluruhan hingga 24 Desember adalah 807,6 per 100.000 penduduk atau dua kali lipat dari tingkat untuk Inggris keseluruhan.
Sementara itu, di wilayah Thurrock lebih dari 1.300 kasus per 100.000 penduduk untuk periode yang sama.
Sage Independen menyatakan bahwa hal yang menakutkan adalah bahwa kondisi akan terus menjadi lebih buruk. Karena itu diperlukan tindakan radikal sekarang untuk menghindari runtuhnya fasilitas kesehatan dalam beberapa minggu.
“Peningkatan kasus yang sangat cepat di London menunjukkan perlunya pemikiran ulang secara radikal tentang bagaimana menangani Covid-19 ke depan,” menurut Sage Independen menulis dalam pernyataan darurat seperti dikutip TheGuardian.com, Rabu (30/12/2020).
Baca juga: Jejak Kepemimpinan Bupati Badingah di Gunungkidul Dibukukan
Menteri Kesehattan Matt Hancock akan berpidato di depan parlemen hari ini menyusul pertemuan Komite Covid-19 pemerintah yang diketuai oleh PM Boris Johnson.
Para menteri di bawah tekanan untuk mengambil tindakan untuk membendung infeksi di tengah melonjaknya kasus virus corona sehingga diperlukan pengetatan tingkat empat atau yang paling ketat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
Advertisement
Advertisement









