1,3 Juta Tenaga Kesehatan Diprioritaskan Terima Vaksin Covid-19 dalam Rentang 1-3 Bulan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin - Youtube Sekretariat Presiden
30 Desember 2020 10:07 WIB Mutiara Nabila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan tenaga kesehatan akan menjadi kelompok prioritas dalam pemberian vaksin dalam rentang waktu satu sampai dengan tiga bulan setelah vaksin Covid-19 mengantongi izin.

Budi mengungkapkan bahwa sampai dengan saat ini sudah ada lebih dari 500 tenaga kesehatan yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Pemerintah pun menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tenaga kesehatan yang turut berjuang menangani pandemi Covid-19.

“Saya sampaikan, baru terupdate 4 hari ini sebagai Menteri bahwa sudah ada 507 tenaga kerja kesehatan yang wafat di masa pandemi Covid-19. Atas nama pemerintah saya mengucapkan turut berduka cita berbelasungkawa dan saya doakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Budi dalam konferensi pers, Selasa (29/12/2020).

Budi menegaskan, tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam peperangan melawan pandemi Covid-19 ini dan Kemenkes akan memastikan bahwa pemerintah akan melakukan segala hal untuk memastikan agar kedepannya perlindungan bagi tenaga kerja kesehatan ini bisa lebih baik lagi.

“Kita akan vaksinasi 1,3 juta nakes dalam rentang satu sampai tiga bulan setelah vaksin bisa digunakan, secara bertahap kita juga mulai dengan tenaga publik. Baru ada lanjutannya," jelasnya.

Menurutnya, saat ini pemerintah juga masih menunggu konfirmasi apakah vaksin Covid-19 dapat diberikan kepada kelompok lansia.

"Kalau dikonfirmasi bisa digunakan lansia, akan ke lansia, baru ke masyarakat umum,” ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa dari vaksin yang sedang diuji klinis fase III saat ini baru bisa digunakan untuk masyarakat rentang usia 18-59 tahun. Pasalnya, uji klinis vaksin Covid-19 dilakukan terhadap relawan dengan rentang usia tersebut.

“Oleh karena itu, nanti yang menentukan apakah vaksin bisa dipakai usia di bawah 18 atau di atas 60 ada di BPOM, kami sudah bicara dan melihat di luar negeri seperti apa. Memang kebanyakan yang pakai di atas 18, ada yang di atas 16. Tapi yang menentukan rentang vaksinnya tetap di hasil uji klinis 3 dan BPOM,” paparnya.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan akan dilakukan secara serentak di 34 provinsi. Berdasarkan data Kemenkes, sebanyak 177.764 tenaga kesehatan di Provinsi Jawa Tengah akan mendapat vaksinasi Covid-19.

Kemudian, di Jawa Barat ada 161.143 tenaga kesehatan yang akan divaksinasi, di Jawa Timur 119.145 tenaga kesehatan dan sisanya tersebar di provinsi lainnya di Indonesia.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia