Jokowi Umumkan 6 Menteri Baru, Ini Komentar Ganjar Pranowo

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis 17 September 2020. - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi
23 Desember 2020 08:57 WIB Alif Nazzala Rizqi News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG – Presiden Joko Widodo telah mengumumkan 6 menteri baru. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap menteri-menteri baru Jokowi itu dapat membantu presiden dalam menjaga integritas. Berbagai kasus sudah muncul dan harus menjadi komitmen yang utama dalam rangka pemberantasan korupsi.

"Selebihnya, tentu saja ada tantangan lain karena pandemi belum selesai. Kita semua harus menyelesaikan dengan segala kreasi dan inovasi," kata Ganjar Selasa (22/12/2020).

Menurut Ganjar, Jokowi pasti memilih orang-orang yang dipercayanya sebagai menteri dengan segala pertimbangan. Mereka yang dipilih itu, ujarnya, dianggap mampu untuk mengemban tugasnya masing-masing.

Baca juga: Ini Kaitan Sejarah Hari Ibu dengan Jogja

"Maka saya berharap, segala amanah kepercayaan ini mesti dilaksanakan dengan penuh integritas," imbuhnya.

Disinggung soal profil menteri baru Jokowi, Ganjar melihat mereka adalah sosok yang tepat. Mereka dinilai pantas menduduki jabatan itu.

"Kalau kita melihatnya oke, menurut saya oke. Hanya satu saja yang para dokter langsung telpon saya, ini kenapa Menkesnya bukan dokter ya? Saya jawab pertimbangannya kurang tahu, saya bilang begitu. Kalau yang lain menurut saya oke," jelasnya.

Tak hanya memilih menteri baru untuk mendukung program kerjanya, pemilihan menteri baru kali ini menurut Ganjar memberikan sebuah isyarat. Pemilihan tokoh-tokoh tersebut oleh Jokowi dinilai memiliki nuansa tersendiri.

Baca juga: Sandiaga Uno Dirangkul Jokowi Jadi Menteri, Dulu Lawan Sekarang Kawan

"Ada nuansa yang bagus. Pak Presiden sedang memberikan sinyal rekonsiliasi," katanya. 

Presiden Joko Widodo menunjuk enam menteri baru dalam resufle Kabinet Indonesia Maju yang diumumkannya, Selasa (22/12). 

Keenamnya ditugaskan mengisi sejumlah jabatan, yakni Menteri Sosial (Mensos), Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KKP), Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Agama (Menag), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) serta Menteri Perdagangan (Mendag).

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ditunjuk sebagai Mensos menggantikan Juliari P Batubara yang baru saja ditangkap KPK. Sementara Sandiaga Uno didapuk menjadi Menparekraf menggantikan Whisnutama dan Budi Gunawan Sadikin sebagai Menkes menggantikan Terawan Agus Putranto.

Selain itu, ada juga tokoh muslim Gerakan Pemuda Anshor, Yaqub Cholil Qoumas menjadi Menag menggantikan Fachrul Razi, Sakti Wahyu Trenggono menjadi Menteri KKP menggantikan Edhy Prabowo, dan terakhir Muhammad Lutfi menjadi Mendag menggantikan Agus Suparmanto.

Sumber : Bisnis.com