Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun./Antara
Harianjogja.com, MANADO--Personel TNI dan Polri di Kabaruan, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, membagikan masker kepada masyarakat di Desa Rarange dan Desa Kordakel, Senin, untuk mencegah penyebaran COVID-19 di darah perbatasan NKRI.
Bhabinkamtibmas Desa Rarange dan Kordakel, Brigadir Andika Amisi, mengatakan pembagian 100 masker dilakukan kepada masyarakat di kedua desa tersebut maupun pengendara kendaraan roda dua dan empat.
"Pembagian masker yang dilakukan bersama-sama TNI Polri dan relawan desa itu, juga dilakukan kepada penjual dan pengunjung pasar Desa Rarange," katanya, Senin (21/12/2020).
Selain pembagian masker, personel TNI-POLRI terus mengedukasi warga masyarakat untuk terus mentaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19 menjelang perayaan Natal 25 Desember 2020 dan Tahun Baru 1 Januari 2021.
Masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Masyarakat juga diimbau tidak mengadakan pesta kembang api dan arak-arakan kendaraan bermotor di jalan raya yang dapat menimbulkan kerumunan banyak orang,
Imbauan tersebut agar terjaminnya kesehatan dan Kamtibmas yang kondusif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.