Advertisement
Pemerintah Angkat Bicara soal Anggapan Vaksin Sinovac Lemah
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Hingga saat ini, tidak ada dokumen dan informasi resmi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang membandingkan respons imunitas 10 kandidat vaksin Covid-19, atau pernyataan bahwa vaksin Sinovac rendah sebagaimana ditampilkan dalam pemberitaan. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Badan POM Lucia Rizka Andalusia.
“Hal ini pun sudah kami konfirmasikan kepada pihak WHO di Indonesia. Sampai saat ini belum ada pengumuman tingkat efikasi vaksin Sinovac baik dari pihak produsen maupun badan pengawas obat di negara tempat dilakukannya uji klinik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (20/12/2020).
Advertisement
Selain itu, sambungnya, informasi bahwa hanya Indonesia yang memesan vaksin Sinovac juga tidak tepat.
Selain Indonesia, sejumlah negara juga telah melakukan pemesanan vaksin Covid-19 dari Sinovac seperti Brasil, Turki, Chile, Singapura, dan Filipina hingga Mesir yang kini tengah bernegosiasi.
Lucia juga menyampaikan, bahwa pemerintah telah menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa vaksinasi hanya dilakukan dengan vaksin yang aman, efektif, dan bermutu.
“Badan POM, bersama Komite Nasional Penilai Obat dan para ahli akan memastikan dan mengawal aspek keamanan, khasiat serta mutu dari vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk program vaksinasi sesuai standar yang ditetapkan oleh WHO,” jelasnya.
Selain vaksinasi, upaya percepatan untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19 adalah dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M; memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BMKG: Gempa M7,6 Ternate Akibat Sesar Naik, Warga Diminta Jauhi Pantai
- Event Jogja 2 April 2026, dari Tulus hingga Kirab Budaya
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Gempa Besar Picu Tsunami, Tim SAR Dikerahkan Penuh
- Jadwal Misa Trihari Suci dan Paskah 2026 Paroki se-DIY
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
Advertisement
Advertisement









