KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA--Transparansi terkait dengan data pasien Covid-19 dinilai dapat mencegah kematian tenaga medis.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta pemerintah membuka data pasien Covid-19. Menurut IDI, hal tersebut dapat mencegah kematian tenaga kesehatan karena virus Corona.
Ketua Umum IDI, dr Daeng M Faqih mengatakan, transparansi data penting untuk mempermudah deteksi penyakit dan menurunkan tingkat kematian tenaga kesehatan.
"Kami ingin pemerintah membuka data lengkap pasien Covid-19, karena ini untuk memudahkan deteksi. Kalau data ini tidak dibuka maka deteksi kesulitan, dan identifikasi kepada siapa yang tertular akan sulit dideteksi," ujar Daeng dalam pernyataannya pada acara webinar \'Tetap Lindungi Tenaga Medis dari Covid-19\', Rabu (16/12/2020).
Menurutnya, maksud untuk pemerintah agar transparansi data pasien Covid-19 bukan berarti disampaikan secara terbuka kepada publik atau masyarakat, melainkan hanya diberikan kepada tenaga kesehatan terkait.
"Dengan identifikasi yang tidak dibuka dengan baik petugas kesehatan tidak mengerti siapa yang sakit, siapa yang tidak, sehingga petugas kesehatan banyak yang tertular dari orang-orang yang datang ke fasilitas kesehatan," jelas dia.
Dia menegaskan, bila pemerintah membuka data kasus Covid-19, maka penularan Covid-19 bisa segera dicegah.
Selain itu, tingkat penularan Covid-19 di fasilitas kesehatan dan tenaga medis juga dapat ditekan.
Padahal sejak Indonesia menyatakan adanya pandemi Covid-19, IDI bersama sejumlah organisasi profesi kesehatan lainnya telah meminta pemerintah membuka data kasus Covid-19.
Namun, pemerintah menolak dengan alasan khawatir menimbulkan kegaduhan.
"Pemerintah mempertimbangkan terjadi sedikit ricuh kalau data dibuka. Padahal maksud kami bukan dibuka secara umum tapi dibuka ke petugas-petugas terkait agar semua bisa terdeteksi," tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.